Anies Sebut Jakarta Layak Jadi Ibu Kota ASEAN, Ini Alasannya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Jakarta tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan Indonesia, tapi juga disebut layak menyandang status sebagai ibu kota Asia Tenggara. Hal ini disampaikan oleh Anies Baswedan dalam Rapat Pimpinan Nasional Gerakan Rakyat pada Minggu (13/7).
Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, posisi Jakarta sebagai "Ibu Kota ASEAN" mencerminkan peran penting Indonesia dalam menjaga stabilitas dan memfasilitasi kerja sama regional. Anies menilai perlu adanya pengakuan simbolik yang menegaskan peran itu.
"Kita harus berani menyatakan bahwa Jakarta adalah Ibu Kota ASEAN," ujarnya tegas.
Pernyataan ini bukan tanpa dasar. Selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2017-2022, Anies ikut terlibat langsung dalam pembangunan transportasi publik modern seperti MRT Jakarta. Salah satu kebijakannya yang ikonik adalah penamaan Stasiun ASEAN, yang terletak dekat kantor Sekretariat ASEAN di kawasan Kebayoran Baru.
Ia menegaskan bahwa pemberian nama stasiun tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari upaya membangun narasi yang menunjukkan Jakarta sebagai simpul integrasi dan perdamaian kawasan Asia Tenggara.
"Setiap penumpang MRT yang melewati Stasiun ASEAN akan diingatkan bahwa Jakarta punya peran lebih luas, bukan hanya sebagai ibu kota Indonesia, tapi juga Asia Tenggara," ucap Anies.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa banyak diplomat asing yang ditugaskan di Jakarta memiliki dua peran sekaligus-sebagai duta besar untuk Indonesia dan ASEAN. Hal ini menunjukkan Jakarta sebagai pusat diplomasi yang kredibel di mata dunia internasional.
Anies juga menyoroti dinamika politik di Asia yang belakangan dipenuhi ketegangan, mulai dari konflik di wilayah Tiongkok, Jepang, Korea, hingga India dan Pakistan. Menurutnya, di tengah kondisi global yang tidak menentu, Asia Tenggara justru tampil sebagai kawasan yang stabil.
"Asia Tenggara adalah zona damai yang perlu dijaga bersama. Dan Indonesia punya tanggung jawab besar untuk memastikan keteduhan ini terus berlangsung," pungkasnya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!