Pemutaran Film "No Other Land" di Miami Beach Berujung Kontroversi

D
Daniel R
Penulis
Entertainment
Pemutaran Film "No Other Land" di Miami Beach Berujung Kontroversi
- (Dok. The Washington Post).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Sutradara film dokumenter pemenang Oscar, "No Other Land", Yuval Abraham, mengkritik langkah Wali Kota Miami Beach, Steven Meiner, yang berusaha mengusir bioskop O Cinema karena menayangkan film tersebut. Abraham menilai tindakan itu sebagai bentuk sensor yang berbahaya.

Meiner mengajukan resolusi untuk membatalkan kontrak sewa O Cinema dengan pemerintah kota serta mencabut dana hibah sebesar 40 ribu dolar untuk bioskop independen tersebut. Ia menilai "No Other Land" sebagai "propaganda yang menyerang orang Yahudi secara sepihak dan tidak sesuai dengan nilai-nilai kota kami," serta menuduh film itu "menyebarkan kebencian dan antisemitisme."

Sebelumnya, Meiner telah meminta O Cinema membatalkan pemutaran film tersebut, dengan mengacu pada kritik dari pejabat Israel dan Jerman. Menurut buletin yang dikirimkan kepada warga, CEO O Cinema, Vivian Marthell, awalnya setuju untuk menarik film dari jadwal penayangan, tetapi kemudian mengubah keputusannya. Akibatnya, pemutaran "No Other Land" tetap berlangsung dan tiketnya terjual habis, sehingga bioskop menambah jadwal pemutaran di bulan Maret.

Yuval Abraham, salah satu dari empat sutradara film ini, yang berasal dari Israel dan Palestina, menyatakan bahwa tuduhan antisemitisme yang digunakan untuk membungkam suara Palestina dan Israel yang menentang pendudukan adalah tindakan yang berbahaya. "Ketika wali kota menggunakan kata 'antisemitisme' untuk membungkam mereka yang berjuang untuk keadilan dan kesetaraan, ia justru mengosongkan maknanya," ujar Abraham. "Saya percaya bahwa begitu seseorang melihat kenyataan pahit pendudukan di Masafer Yatta, akan sulit untuk membenarkannya. Itu sebabnya wali kota takut dengan 'No Other Land'."

iklan gulaku

Marthell menegaskan bahwa keputusan untuk menayangkan film ini bukan merupakan pernyataan politik, tetapi lebih kepada komitmen terhadap kebebasan berekspresi. "Keputusan kami untuk menayangkan 'No Other Land' bukanlah bentuk keberpihakan politik, melainkan keyakinan bahwa setiap suara berhak untuk didengar," katanya kepada Miami Herald.

Kristen Rosen Gonzalez, anggota dewan kota Miami Beach, menyatakan bahwa ia sependapat dengan kritik wali kota terhadap film tersebut. Namun, ia mengingatkan bahwa tindakan tergesa-gesa bisa memicu konsekuensi hukum. Ia juga menyoroti peran O Cinema dalam mendukung komunitas Yahudi selama ini.

"No Other Land" memenangkan Academy Award untuk kategori film dokumenter terbaik. Film ini mengangkat isu penghancuran desa-desa Palestina di Tepi Barat serta hubungan pertemanan antara Yuval Abraham dan aktivis Palestina, Basel Adra, yang juga menjadi salah satu sutradara. Meskipun telah meraih berbagai penghargaan, film ini tidak mendapatkan distributor resmi di AS dan harus didistribusikan secara mandiri.

Meiner mengajukan proposal untuk mengakhiri kontrak sewa O Cinema dengan kota, dan keputusan akhir akan ditentukan melalui pemungutan suara dalam rapat komisi yang dijadwalkan pekan depan.

  • Tag:
  • Film
  • No Other Land

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today
Contraflow Tol Japek Arah Jakarta Dihentikan Gegara Hal Ini
Rivaldi Dani Rahmadi