OpenAI Tolak Tawaran Elon Musk Senilai 97,4 Miliar Dolar AS
JAKARTA, GENVOICE.ID -Dewan direksi OpenAI secara resmi menolak tawaran akuisisi senilai 97,4 miliar dolar AS yang diajukan oleh Elon Musk dan sekelompok investor lainnya.
"OpenAI tidak untuk dijual, dan dewan dengan suara bulat menolak upaya terbaru Tuan Musk untuk mengganggu persaingan," kata Ketua Dewan OpenAI, Bret Taylor, dalam pernyataan yang diunggah di platform X pada Jumat.
Dilansir dari Reuters, pernyataan ini menjadi babak terbaru dalam perseteruan panjang antara OpenAI dan Musk terkait rencana restrukturisasi perusahaan pengembang ChatGPT tersebut. OpenAI didirikan oleh sekelompok tokoh, termasuk Musk dan CEO OpenAI Sam Altman, sebagai laboratorium penelitian nirlaba dengan entitas berorientasi keuntungan. Kini, perusahaan berencana untuk merestrukturisasi dirinya agar lebih mudah mendapatkan pendanaan serta meningkatkan keuntungan bagi investor dan karyawan.
Musk mengkritik rencana tersebut sebagai bentuk pengingkaran terhadap misi nirlaba OpenAI. Pada Senin, kelompok investor yang dipimpin Musk mengajukan tawaran untuk membeli OpenAI dengan tujuan mengembalikannya menjadi kekuatan berbasis open-source yang berfokus pada keamanan. Jika tawaran ini diterima, hal itu bisa mengubah peta persaingan industri AI secara drastis dan memperkuat posisi Musk, pemilik xAI, pesaing OpenAI, sebagai pemain dominan dalam dunia teknologi.
Keputusan OpenAI untuk tetap independen menegaskan komitmen mereka terhadap visi jangka panjang, sekaligus memperpanjang ketegangan antara perusahaan dan Musk. Dengan persaingan di sektor AI yang semakin ketat, langkah OpenAI ini menunjukkan tekad mereka untuk menjaga jalur pengembangan teknologi mereka tanpa intervensi dari pihak luar.
Bagi para penggemar AI dan dunia teknologi, saga ini tentu masih jauh dari kata selesai. Akan menarik untuk melihat langkah selanjutnya dari kedua pihak dalam pertarungan besar di industri kecerdasan buatan ini.
0 Comments





- Bagaimana Inovasi Pertambangan Membentuk Masa Depan Teknologi Amerika
- Viral! Dokumen Pembunuhan JFK Dirilis, Misteri Baru atau Konfirmasi Lama?
- OpenAI Blokir Akun dari Tiongkok dan Korea Utara yang Gunakan AI untuk Operasi Pengaruh Opini
- Catat! Ini Tips Sehat dan Bugar Selama Berpuasa di Bulan Ramadan
- Revolusi Pengobatan Kanker Payudara di China, Pedoman dari CSCO BC 2024
- Film 'Christy' Raih Penghargaan Utama di Berlinale 2025
- Menyiapkan Masakan India dalam 15 Menit? Anjula Devi Buktikan Bisa!
- Drake dan PartyNextDoor Rebut Posisi No. 1 dari Kendrick Lamar di Billboard 200
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!