"Pelangi di Mars" Tayang di Netflix 14 Agustus 2026, Ini Sinopsisnya
JAKARTA, GENVOICE.ID - Film fiksi ilmiah Indonesia "Pelangi di Mars" akan segera hadir di Netflix. Setelah menyelesaikan penayangannya di bioskop, film garapan Upie Guava tersebut dijadwalkan dapat disaksikan melalui layanan streaming mulai 14 Agustus 2026.
Kabar mengenai jadwal tayang tersebut diumumkan melalui akun resmi Mahakarya Pictures pada Senin (10/8). "Tunggu kami mendarat," tulis akun @Mahakaryapictures_ dalam unggahannya.
Kehadiran "Pelangi di Mars" di Netflix menjadi kesempatan bagi penonton yang sebelumnya belum sempat menyaksikan film tersebut di bioskop. Film ini pertama kali dirilis pada 18 Maret 2026 dan menjadi salah satu film Indonesia yang hadir saat periode Lebaran tahun ini.
Selama penayangannya di layar lebar, "Pelangi di Mars" tercatat mengumpulkan lebih dari 219 ribu penonton. Jumlah tersebut membuat film ini berada di posisi keenam dalam daftar film yang dirilis selama periode Lebaran 2026.
Kini, setelah hampir lima bulan sejak debut di bioskop, kisah petualangan Pelangi akan tersedia untuk penonton melalui Netflix.
Sinopsis "Pelangi di Mars"
"Pelangi di Mars" mengambil latar masa depan pada era 2100-an ketika umat manusia menghadapi persoalan serius akibat krisis air di Bumi. Kelangkaan sumber daya tersebut mengancam keberlangsungan hidup manusia dan mendorong pencarian solusi di luar planet.
Di tengah kondisi tersebut, Pelangi menjadi manusia pertama yang lahir di Mars. Kehidupannya kemudian berubah ketika ia menjalani sebuah petualangan bersama sekelompok robot yang mengalami malfungsi.
Alih-alih menjadi ancaman, robot-robot tersebut justru menjadi teman bagi Pelangi. Bersama mereka, Pelangi berusaha menemukan Zeolit Omega, sebuah mineral langka yang diyakini dapat membantu menyelamatkan masa depan Bumi.
Perjalanan tersebut tidak berlangsung mudah. Mereka harus berhadapan dengan Nerotek, perusahaan raksasa yang memiliki kendali atas sumber daya air. Korporasi tersebut berusaha mendapatkan penemuan Zeolit Omega demi kepentingannya sendiri.
Konflik antara Pelangi, para robot, dan Nerotek kemudian membawa mereka dalam perjalanan yang tidak hanya berkaitan dengan eksplorasi Mars, tetapi juga menentukan masa depan umat manusia.
Film "Pelangi di Mars" ditulis bersama oleh Alim Sudio dan disutradarai Upie Guava. Sementara itu, Dendi Reynando bertindak sebagai produser dan film tersebut diproduksi oleh Mahakarya Pictures.
Penonton yang ingin menyaksikan "Pelangi di Mars" dapat mulai menontonnya melalui Netflix pada 14 Agustus 2026.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!