Heboh Isu Pertamax Naik, Berikut Daftar Harga Bensin di Negara Tetangga

Heboh Isu Pertamax Naik, Berikut Daftar Harga Bensin di Negara Tetangga
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar melonjaknya harga Pertamax (RON 92) menjadi Rp16.250 per liter dan Pertamax Green 95 menjadi Rp17.000 per liter per hari ini sukses memicu kehebohan di kalangan pemilik kendaraan.

Banyak yang merasa penyesuaian mendadak ini sangat membebani isi dompet.

Meski demikian, jika kita memperluas sudut pandang ke kawasan Asia Tenggara, harga bahan bakar minyak nonsubsidi di Indonesia sebenarnya masih tergolong kompetitif. Sebagai perbandingan, berikut adalah gambaran tarif bensin di beberapa negara tetangga yang nilainya cukup kontras dengan pasar domestik kita.

  • Malaysia: Negeri Jiran ini memang terkenal memiliki bensin RON 95 bersubsidi yang sangat murah karena disokong penuh oleh pemerintahnya. Namun, untuk varian bensin nonsubsidi atau yang dijual bebas tanpa bantuan anggaran negara, harganya dipatok berada di kisaran Rp16.300-an per liter, angka yang tidak jauh berbeda dengan tarif Pertamax terbaru kita.

  • Vietnam: Bergeser sedikit ke utara, konsumen di Vietnam harus membayar bensin dengan harga yang berada di kisaran Rp15.000-an per liter. Angka ini hanya selisih tipis di bawah harga penyesuaian Pertamax yang berlaku hari ini.

  • Thailand: Para pengendara di Negeri Gajah Putih harus merogoh kocek yang jauh lebih dalam. Harga bensin di sana terpantau sudah menyentuh angka Rp27.000-an hingga Rp28.000-an per liter akibat penyesuaian pajak dan skema pasar energi lokal yang ketat.

  • Singapura: Menjadi negara dengan tarif paling mahal di kawasan, para pemilik kendaraan di Singapura harus pasrah melihat harga bensin RON 95 miliknya bertengger di angka fantastis, yaitu menembus lebih dari Rp45.000 per liter.

Sekretaris Perusahaan Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menekankan bahwa formula penentuan harga baru ini murni mengikuti pergerakan harga pasar minyak mentah dunia serta kondisi ekonomi global saat ini. Langkah koordinasi ketat dengan pihak regulator terus dilakukan agar penyesuaian harga bensin nonsubsidi tetap berada dalam batas wajar sekaligus menjamin pasokan energi nasional tidak terganggu.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE