Penyanyi Buffy Sainte-Marie Kehilangan Penghargaan Tertinggi Kanada di Tengah Kontroversi Identitas

M
M Ihsan
Penulis
Entertainment
Penyanyi Buffy Sainte-Marie Kehilangan Penghargaan Tertinggi Kanada di Tengah Kontroversi Identitas
- (Dok. Matt Barnes).

JAKARTA, GENVOCE.ID -Penyanyi legendaris peraih Oscar dan anggota Canadian Music Hall of Fame, Buffy Sainte-Marie resmi dicabut dari penghargaan tertinggi sipil Kanada, Order of Canada. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Ken MacKillop, Sekretaris Jenderal Order of Canada, dan dicatat dalam Canada Gazette pada 3 Januari 2025.

"Dengan ini diumumkan bahwa pengangkatan Buffy Sainte-Marie ke dalam Order of Canada telah dicabut melalui Keputusan yang ditandatangani oleh Gubernur Jenderal Mary Simon pada 3 Januari 2025," demikian pernyataan resminya, dikutip dari Variety, Senin (10/2).

Meskipun tidak ada alasan spesifik yang disebutkan, keputusan ini datang setelah investigasi oleh program investigatif "Fifth Estate" dari Canadian Broadcasting Corporation (CBC) pada Oktober 2023. Laporan tersebut menyoroti dugaan bahwa Sainte-Marie telah memalsukan identitas keasliannya sebagai orang Pribumi. Investigasi itu menampilkan akta kelahiran yang menunjukkan bahwa ia lahir di Stoneham, Massachusetts, dengan nama asli Beverly Jean Santamaria dan terdaftar sebagai ras "putih."

Selama enam dekade, Sainte-Marie dikenal sebagai musisi dan aktivis yang vokal dalam isu hak-hak Pribumi. Biografi resminya menyatakan bahwa ia lahir di Piapot Cree First Nations Reserve di Saskatchewan, Kanada, dan merupakan korban "Sixties Scoop," sebuah kebijakan di mana anak-anak Pribumi diambil dari keluarga asli mereka dan diadopsi oleh keluarga kulit putih. Namun, laporan CBC mengklaim bahwa ia sebenarnya berdarah Italia-Amerika dan bahwa ia meminta keluarganya untuk merahasiakan hal itu saat memulai kariernya di tahun 1960-an.

iklan gulaku

Piapot First Nation meminta Sainte-Marie untuk menjalani tes DNA pada 2023, tetapi hasilnya tidak pernah dipublikasikan. Dalam pernyataan resmi setelah laporan "Fifth Estate" dirilis, ia menegaskan bahwa tuduhan tersebut "sangat menyakitkan" dan bahwa ia telah lama berjuang dengan pertanyaan tentang jati dirinya.

"Saya mungkin tidak tahu di mana saya lahir, tetapi saya tahu siapa diri saya," tulisnya.

Reaksi terhadap laporan ini terbagi. Beberapa pihak tetap mendukungnya dan menyoroti kontribusinya terhadap hak-hak Pribumi, sementara yang lain mengutuknya sebagai "pretendian", yaitu istilah untuk seseorang yang berpura-pura menjadi Pribumi.

Namun, meski kehilangan Order of Canada, berbagai penghargaan musik yang diberikan kepadanya masih dipertahankan. Sainte-Marie telah memenangkan tujuh Juno Awards, termasuk kategori Aboriginal Album of the Year, serta penghargaan dari Canadian Songwriters Hall of Fame dan Polaris Music Prize. Hingga kini, badan-badan penghargaan musik di Kanada belum mencabut pengakuan mereka terhadapnya.

Selain itu, Sixties Scoop Healing Foundation tetap mendukungnya. Dalam pernyataan resmi pada 3 November 2023, organisasi tersebut menegaskan bahwa mereka tetap menganggap Sainte-Marie sebagai sekutu dalam perjuangan penyintas Sixties Scoop, terlepas dari status identitasnya.

Kontroversi ini telah mengguncang industri musik Kanada dan memicu perdebatan tentang identitas, asal-usul, serta penghargaan yang diberikan kepada tokoh publik.

  • Tag:
  • Buffy Sainte-Marie
  • Musik
  • Health
  • lifestyle
  • kesehatan

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today
Contraflow Tol Japek Arah Jakarta Dihentikan Gegara Hal Ini
Rivaldi Dani Rahmadi