Jumlah Pekerja Indonesia Tembus 147 Juta Orang, Angka Pengangguran Resmi Turun Drastis
JAKATRA, GENVOICE.ID - Kabar gembira buat kita semua karena kondisi ekonomi negara kita sepertinya lagi menunjukkan arah yang sangat positif nih. Berdasarkan laporan terbaru yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah orang yang sudah punya pekerjaan di Indonesia per November 2025 ini bener-bener pecah rekor karena sudah menyentuh angka 147,91 juta orang. Angka ini menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan, yaitu sekitar 1,37 juta orang kalau kita bandingkan dengan data pada bulan Agustus 2025 lalu. Tren positif ini tentu saja jadi angin segar buat kalian yang mungkin lagi berjuang di dunia kerja atau baru mau lulus sekolah dan kuliah.
Kenaikan jumlah pekerja ini nggak cuma sekadar angka di atas kertas, tapi mencerminkan kalau roda ekonomi kita sedang berputar kencang dan banyak lapangan usaha yang mulai membuka pintu lebar-lebar buat tenaga kerja baru. Menariknya lagi, seiring dengan banyaknya orang yang terserap ke dunia kerja, tingkat pengangguran di tanah air juga ikut merosot, yang artinya peluang buat dapet cuan semakin terbuka luas buat siapa saja yang mau berusaha, nih Gen.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, memaparkan kalau lonjakan jumlah orang yang bekerja ini terjadi karena adanya penambahan angkatan kerja sekaligus penurunan jumlah pengangguran dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Beliau menegaskan kalau situasi ini adalah sinyal bagus bagi stabilitas ekonomi nasional.
"Dengan demikian, tingkat pengangguran terbuka pada November 2025 tercatat sebesar 4,74 persen atau turun sekitar 0,11 persen," kata Amalia dalam keterangannya. Penurunan ini meski terlihat kecil secara persentase, sebenarnya mencakup ratusan ribu orang yang kini sudah tidak lagi menyandang status pengangguran dan mulai produktif kembali.
Data Lengkap Angkatan Kerja dan Sektor Paling Cuan
Kalau kita bedah lebih dalam lagi, jumlah penduduk usia kerja di Indonesia per November 2025 itu totalnya mencapai 218,85 juta orang. Dari angka segede itu, yang masuk kategori angkatan kerja ada sekitar 155,27 juta orang. Nah, kabar baiknya, dari total angkatan kerja tersebut, sebanyak 147,91 juta orang sudah resmi bekerja. Sementara itu, jumlah orang yang masih berstatus pengangguran tercatat sebanyak 7,35 juta orang, yang mana angka ini sudah berkurang sekitar 109 ribu orang dibanding periode Agustus lalu. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) kita juga ikutan naik jadi 70,95 persen, yang artinya makin banyak orang yang aktif dan semangat buat masuk ke dunia kerja, nih Gen.
BPS juga punya data menarik soal jenis pekerjanya. Saat ini, jumlah pekerja penuh alias mereka yang kerja dengan jam kerja normal melonjak jadi 100,49 juta orang. Di sisi lain, kategori pekerja paruh waktu dan mereka yang masuk kelompok setengah pengangguran justru mengalami penurunan. Ini tandanya kualitas lapangan kerja kita mulai membaik karena makin banyak orang yang dapet pekerjaan tetap dan stabil.
Lalu, sektor mana sih yang paling banyak nampung pekerja? Ternyata sektor pertanian masih jadi juaranya sebagai penyerap tenaga kerja paling besar di Indonesia, yang kemudian disusul oleh sektor perdagangan dan industri pengolahan. Amalia menyebutkan bahwa hampir semua lapangan usaha menunjukkan tren naik. "Hampir seluruh lapangan usaha mengalami peningkatan jumlah tenaga kerja, kecuali aktivitas jasa lainnya dan pengadaan listrik, dan gas," ujar Amalia. Sektor yang paling gokil kenaikannya adalah penyediaan akomodasi serta makanan dan minuman yang nambah 381 ribu orang. Industri pengolahan juga nggak mau kalah dengan nambah 196 ribu orang, disusul perdagangan yang naik 168 ribu orang.
Status Pekerjaan dan Dominasi Kaum Buruh
Kalau dilihat dari status pekerjaannya, mayoritas orang Indonesia atau sekitar 38,81 persen statusnya adalah buruh, karyawan, atau pegawai. Kelompok ini juga yang paling banyak nambah jumlah personelnya, yaitu sekitar 625 ribu orang dalam tiga bulan terakhir. Hal ini menunjukkan kalau sektor formal masih jadi incaran utama bagi banyak orang buat mencari nafkah. Namun, ada catatan unik nih, jumlah orang yang berstatus berusaha sendiri atau jadi bos buat diri sendiri malah turun sekitar 0,68 juta orang. Sepertinya banyak orang yang sebelumnya usaha sendiri sekarang lebih memilih buat join jadi karyawan di perusahaan-perusahaan yang sudah mapan.
Melihat data yang semakin membaik ini, tentu kita berharap trennya terus konsisten ya. Dengan pengangguran yang makin menipis, daya beli masyarakat otomatis bisa naik dan ekonomi kita makin stabil kedepannya.
Gimana, Gen? Kalian sudah termasuk di angka 147 juta orang yang punya kerjaan itu atau masih berjuang cari loker?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!