Argentina Hajar Aljazair 3-0, Lionel Messi Cetak Hattrick Perdana di Piala Dunia 2026
Lionel Messi menjadi bintang kemenangan Argentina setelah memborong tiga gol saat Albiceleste mengawali langkah di Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan atas Aljazair.
JAKARTA, GENVOICE.ID - Timnas Argentina memulai perjalanan mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil meyakinkan. Juara bertahan sukses mengamankan kemenangan 3-0 atas Aljazair pada laga perdana Grup J yang berlangsung di Arrowhead Stadium, Kansas City, Rabu (17/6/2026) WIB.
Kemenangan tersebut tak lepas dari performa luar biasa sang kapten, Lionel Messi. Pemain berusia 38 tahun itu mencetak seluruh gol Argentina dan mencatatkan hattrick pertama pada ajang Piala Dunia 2026.
Tambahan tiga poin membawa Argentina memuncaki klasemen sementara Grup J. Hasil ini sekaligus mempertegas status Albiceleste sebagai salah satu tim unggulan untuk kembali bersaing dalam perebutan gelar juara dunia.
Aljazair Sempat Mengancam di Awal Laga
Aljazair tampil berani sejak menit-menit awal pertandingan. Bahkan mereka sempat membobol gawang Argentina pada menit kedelapan melalui sebuah serangan cepat.
Namun, kegembiraan tim Afrika Utara itu tidak berlangsung lama. Setelah melakukan peninjauan melalui VAR, wasit membatalkan gol tersebut karena Fares Chaibi lebih dulu berada dalam posisi offside saat proses serangan berlangsung.
Terhindar dari kebobolan membuat Argentina mulai mengambil alih permainan. Tim asuhan Lionel Scaloni perlahan menemukan ritme lewat kombinasi umpan pendek dan pergerakan antarlini yang efektif.
Keunggulan Argentina akhirnya tercipta pada menit ke-17. Lionel Messi berhasil memanfaatkan ruang di area pertahanan lawan sebelum melepaskan tendangan kaki kiri yang tak mampu dihentikan penjaga gawang Aljazair. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Messi Bersinar di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua pertandingan, Argentina tampil semakin agresif. Tekanan yang terus diberikan membuat lini pertahanan Aljazair kesulitan mengimbangi pergerakan para pemain depan Albiceleste.
Messi kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60. Berawal dari situasi kemelut di depan gawang, peraih delapan Ballon d'Or tersebut dengan tenang menuntaskan peluang dan membawa Argentina unggul 2-0.
Aljazair berupaya bangkit dan meningkatkan intensitas serangan. Namun, kokohnya pertahanan Argentina membuat mereka kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Pada menit ke-76, Messi menyempurnakan penampilannya dengan gol ketiga. Ia sukses menyelesaikan sebuah serangan cepat untuk mengubah skor menjadi 3-0 sekaligus mencatatkan hattrick pertama di turnamen ini.
Argentina Lebih Efisien Meski Kalah Penguasaan Bola
Meski menang dengan skor telak, Argentina sebenarnya tidak mendominasi penguasaan bola. Statistik pertandingan menunjukkan Aljazair unggul dengan 52 persen penguasaan bola, sementara Argentina mencatatkan 48 persen.
Namun, efektivitas menjadi pembeda utama dalam laga ini. Argentina mampu melepaskan 10 tembakan dengan enam di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan.
Sebaliknya, Aljazair hanya menghasilkan tujuh percobaan sepanjang pertandingan dan gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Kondisi tersebut menunjukkan solidnya lini belakang Argentina dalam meredam setiap ancaman lawan.
Dalam urusan distribusi bola, Aljazair juga sedikit lebih unggul dengan akurasi umpan mencapai 92 persen dari total 608 operan. Argentina mencatatkan akurasi 90 persen dari 563 operan yang mereka lepaskan.
Meski demikian, Argentina tampil jauh lebih klinis dalam memanfaatkan peluang. Ketajaman lini depan serta disiplin pertahanan menjadi faktor utama keberhasilan mereka meraih kemenangan meyakinkan.
Messi Tambah Catatan Bersejarah
Penampilan gemilang di laga ini menambah daftar pencapaian Lionel Messi bersama tim nasional Argentina. Selain menjadi pencetak hattrick pertama di Piala Dunia 2026, ia juga kembali menunjukkan kapasitasnya sebagai pemain yang mampu menentukan hasil pertandingan besar.
Di usia yang telah menginjak 38 tahun, Messi masih menjadi sosok sentral dalam permainan Albiceleste. Tiga gol yang ia ciptakan semakin memperkokoh posisinya sebagai salah satu pemain terbaik dalam sejarah sepak bola dunia.
Argentina kini memimpin klasemen sementara Grup J dengan koleksi tiga poin. Pada laga berikutnya, mereka akan menghadapi Austria. Sementara itu, Aljazair wajib meraih kemenangan saat bertemu Yordania jika ingin menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!