Roblox Umumkan Aturan Baru: Estimasi Usia Jadi Syarat Main!

Roblox Umumkan Aturan Baru: Estimasi Usia Jadi Syarat Main!
- (Dok. Roblox).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Roblox, platform gim online yang populer di kalangan anak muda, kini lagi serius banget soal keamanan. Perusahaan ini resmi ngumumin kalau teknologi estimasi usia bakal berlaku buat semua pengguna, bukan cuma sebagian aja. Langkah ini juga didukung kerja sama dengan International Age Rating Coalition (IARC) biar ada label usia resmi di setiap gim dan konten yang ada di Roblox.

Langkah besar ini jadi sorotan karena banyak orang tua yang khawatir soal gim yang bisa diakses anak-anak mereka. Dengan adanya sistem baru ini, Roblox berharap orang tua lebih gampang tahu mana konten yang aman buat anak, dan mana yang mungkin terlalu dewasa. Seperti yang dijelasin Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufman, "Roblox berkomitmen untuk membangun platform yang aman serta membantu orang tua membuat keputusan terbaik bagi anak-anak mereka."

Nah Gen, cara kerja sistem estimasi usia ini cukup canggih. Roblox bakal minta pengguna buat upload swafoto, lalu AI mereka akan menganalisis wajah buat nebak umur. Teknologi ini digabungin sama sistem lain kayak verifikasi kartu identitas dan persetujuan orang tua, jadi hasilnya dianggap lebih akurat dibanding cuma ngisi tahun lahir pas bikin akun.

Bukan cuma itu aja, Roblox juga lagi siapin aturan baru biar interaksi antara orang dewasa dan anak di platform makin terbatas. Jadi, misalnya ada fitur komunikasi kayak chat teks atau suara, nanti aksesnya bakal lebih ketat dan sesuai usia.

Lewat kolaborasi dengan IARC, label konten yang dipake Roblox juga bakal diganti dengan sistem rating internasional. Jadi kalau kamu main dari Amerika, bakal keliatan label dari ESRB. Kalau dari Eropa, ada PEGI. Korea Selatan pakai GRAC, dan Jerman pake USK. Artinya, sistem rating ini menyesuaikan aturan tiap negara, biar lebih jelas buat orang tua dan pemain.

Roblox sendiri sebenernya udah lama investasi di bidang keamanan. Ada fitur kayak Roblox Sentinel (AI buat deteksi ancaman), parental control, sampai pembatasan komunikasi. Bahkan mereka udah pake sistem video selfie supaya anak di bawah 13 tahun nggak bisa sembarangan pakai fitur chat tanpa filter.

Meski begitu, masih ada masalah yang belum sepenuhnya hilang. Beberapa penelitian dan gugatan hukum nunjukin kalau predator online masih bisa memanfaatkan platform ini, plus anak-anak juga kadang ketemu konten nggak pantas. Makanya langkah baru ini dianggap penting banget buat masa depan Roblox biar makin aman dan dipercaya orang tua.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE