Puasa Tarwiyah dan Arafah, Amalan Sunnah dengan Pahala Berlipat Jelang Idul Adha
JAKARTA, GENVOICE.ID - Menjelang datangnya Idul Adha, umat Muslim dianjurkan untuk menjalankan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah yang memiliki keutamaan luar biasa. Ibadah puasa ini tidak hanya menjadi bentuk ketaatan, tetapi juga mendapat janji pahala besar dari Allah SWT.
Melansir dari CNN Indonesia, Rabu (4/6), puasa Tarwiyah dilakukan pada tanggal 8 Zulhijah, sedangkan puasa Arafah pada tanggal 9 Zulhijah, sehari sebelum Hari Raya Idul Adha. Pada tahun 2025, Idul Adha diperkirakan jatuh pada hari Jumat, 6 Juni, sehingga puasa Tarwiyah akan dilakukan pada Rabu, 4 Juni, dan puasa Arafah pada Kamis, 5 Juni.
Pelaksanaan puasa ini sama seperti puasa biasa, yaitu diawali dengan niat, menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa, dan berbuka saat adzan maghrib. Selain itu, disarankan untuk memperbanyak amalan baik terutama pada sepuluh hari pertama bulan Zulhijah, sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan Tirmidzi:
"Tidak ada hari yang lebih dicintai Allah untuk beramal saleh selain sepuluh hari ini."
Keistimewaan Puasa Tarwiyah dan Arafah
-
Menghapus Dosa Setahun dan Dua Tahun
Puasa Tarwiyah dipercaya mampu menghapus dosa selama satu tahun penuh, sedangkan puasa Arafah bahkan dapat menghapus dosa selama dua tahun. Hal ini berdasarkan hadis dari Abu Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar yang menjelaskan manfaat luar biasa dari kedua puasa ini. -
Pahala yang Melimpah
Melaksanakan puasa sunnah ini dengan penuh keikhlasan akan mendapatkan pahala berlipat dari Allah SWT. -
Doa pada Hari Arafah Dikabulkan
Puasa Arafah juga dikenal sebagai waktu terbaik untuk berdoa. Dalam hadis Tirmidzi disebutkan bahwa doa pada hari ini memiliki keutamaan tinggi, terutama dengan mengucapkan kalimat tauhid yang mulia. -
Pahala Setara Puasa Dua Tahun
Walaupun hanya berpuasa dua hari, pahala yang diterima sebanding dengan menjalankan ibadah puasa selama dua tahun.
Bacaan Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah
Agar puasa sunnah ini sah, berikut bacaan niat yang bisa dilafalkan saat sahur:
-
Niat Puasa Tarwiyah:
Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi Ta'ala.
Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta'ala." -
Niat Puasa Arafah:
Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aala.
Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Arafah karena Allah Ta'ala."
Dengan mengamalkan puasa Tarwiyah dan Arafah, diharapkan setiap muslim semakin mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan ampunan serta pahala yang berlimpah menjelang perayaan Idul Adha.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!