7 Tradisi Iduladha Paling Menarik di Dunia, Nomor 3 Bikin Kaget

Tradisi Iduladha di berbagai negara ternyata memiliki keunikan tersendiri, mulai dari menghias hewan kurban hingga tradisi tukar hadiah yang penuh makna.

7 Tradisi Iduladha Paling Menarik di Dunia, Nomor 3 Bikin Kaget
Hewan Kurban. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID- Hari Raya Iduladha selalu menjadi momen spesial bagi umat Muslim di berbagai negara. Selain identik dengan ibadah kurban dan salat Id, setiap wilayah ternyata memiliki tradisi khas yang diwariskan secara turun-temurun.

Tradisi tersebut dipengaruhi budaya lokal dan kebiasaan masyarakat setempat. Tak heran, cara merayakan Iduladha di setiap negara memiliki keunikan tersendiri yang menarik perhatian.

Mulai dari menghias hewan kurban hingga tradisi saling bertukar hadiah, berikut sederet tradisi unik Iduladha dari berbagai negara di dunia.

1. Merias Hewan Kurban di Pakistan

Pakistan memiliki kebiasaan unik saat menyambut Hari Raya Kurban. Sebelum disembelih, hewan kurban biasanya dimandikan dan dihias terlebih dahulu.

Tradisi ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap Nabi Ibrahim AS sekaligus menjaga kebersihan hewan kurban. Selain itu, perempuan Muslim di Pakistan juga identik dengan penggunaan henna di tangan dan hijab warna-warni saat salat Id.

Sementara para pria mengenakan pakaian tradisional khas Pakistan seperti salwar kameez dan memakai wewangian alami.

2. Kurban Unta di Arab Saudi

Berbeda dengan Indonesia yang identik dengan sapi dan kambing, masyarakat Arab Saudi lebih banyak memilih unta sebagai hewan kurban.

Meski demikian, sebagian warga tetap menggunakan kambing, domba, maupun sapi. Daging kurban tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat dan sebagian dikirim ke wilayah lain yang membutuhkan bantuan pangan.

3. Penyembelihan Kurban di Pinggir Jalan di Mesir

Mesir mempunyai tradisi Iduladha yang cukup berbeda dibanding negara lain. Banyak masyarakat melakukan penyembelihan hewan kurban langsung di pinggir jalan setelah salat Id selesai dilaksanakan.

Tradisi tersebut membuat suasana kota, terutama di Kairo, terlihat sangat ramai selama Iduladha berlangsung. Selain penyembelihan kurban, warga Mesir juga memeriahkan hari raya dengan menerbangkan balon warna-warni sebagai simbol kebahagiaan.

4. Mudik saat Iduladha di Tiongkok

Jika di Indonesia tradisi mudik identik dengan Idulfitri, umat Muslim di Tiongkok justru banyak pulang kampung saat Iduladha.

Mereka biasanya berkumpul bersama keluarga besar untuk merayakan Lebaran Haji. Menjelang hari raya, masyarakat juga menyiapkan berbagai makanan ringan dan kue khas untuk disajikan kepada tamu.

5. Tukar Hadiah di Kazakhstan

Kazakhstan memiliki tradisi unik berupa saling bertukar hadiah saat Iduladha tiba. Selain itu, masyarakat juga berbagi makanan kepada tetangga dan orang yang membutuhkan.

Tradisi tersebut dianggap sebagai cara mempererat hubungan sosial dan persaudaraan antarwarga. Rumah-rumah penduduk juga terbuka untuk menerima tamu yang datang bersilaturahmi.

6. Perayaan Empat Hari di Bangladesh

Di Bangladesh, suasana Iduladha berlangsung cukup panjang karena dirayakan selama empat hari berturut-turut.

Masyarakat biasanya mudik ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga besar. Tradisi berkumpul saat Hari Raya Kurban sudah menjadi budaya turun-temurun di negara tersebut.

7. Mengenakan Pakaian Tradisional di Kosovo

Kosovo juga memiliki tradisi khas saat Iduladha. Anak-anak biasanya memakai pakaian tradisional berwarna cerah lengkap dengan kopiah warna-warni saat pergi salat Id.

Sementara orang dewasa mengenakan pakaian terbaik mereka untuk merayakan hari raya. Di Kosovo, Iduladha dikenal dengan sebutan Kurban Bajramit.

Beragam tradisi tersebut menunjukkan bahwa Iduladha bukan hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga sarana mempererat hubungan keluarga dan sosial di berbagai negara.

A

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE