120 Jemaah Umrah Solo Sempat Tertahan 3 Hari Imbas Perang Iran-AS-Israel, Wali Kota Pastikan Semua Aman

120 Jemaah Umrah Solo Sempat Tertahan 3 Hari Imbas Perang Iran-AS-Israel, Wali Kota Pastikan Semua Aman
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Dampak konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel sejak akhir Februari 2026 ikut dirasakan ratusan jemaah umrah asal Solo. Sebanyak 120 warga Kota Solo sempat tertahan di bandara usai menunaikan ibadah di Makkah, Arab Saudi.

Wali Kota Solo, Respati Ardi, membenarkan adanya keterlambatan tersebut. Ia menyebut para jemaah sempat tertahan, tetapi kini sudah kembali ke Indonesia secara bertahap.

Menurut Respati, keterlambatan terjadi akibat penyesuaian jadwal penerbangan di tengah situasi keamanan kawasan Timur Tengah. Meski demikian, maskapai penerbangan bertanggung jawab penuh atas fasilitas jemaah selama masa tunggu. Hotel dan konsumsi tiga kali sehari tetap disediakan hingga mereka bisa terbang pulang.

Respati juga meminta keluarga yang merasa ada anggota keluarganya belum kembali agar segera berkomunikasi dengan Pemerintah Kota Solo. Pihaknya, bersama Kementerian Haji dan Umrah, memastikan akan terus mengawal proses kepulangan jemaah hingga tuntas.

Ia turut menegaskan bahwa warga yang hendak menjalankan ibadah umrah tetap bisa berangkat karena jalur penerbangan berbeda dengan wilayah konflik. Namun, ia mengimbau seluruh penyelenggara travel untuk aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Haji dan Umrah terkait data dan pergerakan jemaah.

Sementara itu, pemilik biro umrah sekaligus pengurus Persaudaraan Pengusaha Travel Umrah dan Haji Indonesia (Perpuhi) Solo, Her Suprabu, menyebut 120 warga tersebut sempat tertahan selama tiga hari. Semua kebutuhan jemaah selama penundaan ditanggung maskapai hingga akhirnya mereka tiba dengan selamat di Tanah Air.

Untuk penerbangan langsung, seperti yang dioperasikan oleh Lion Air dan Garuda Indonesia, disebutkan masih berjalan normal. Dengan kepastian ini, Pemerintah Kota Solo menegaskan fokus utamanya adalah keselamatan dan kenyamanan seluruh warga yang tengah menjalankan ibadah di Tanah Suci.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE