Tak Gentar! Meksiko, Kanada, dan Tiongkok Siap Lawan Balik Kebijakan Trump
JAKARTA, GENVOICE.ID - Drama perang dagang makin panas setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ngumumin tarif impor baru buat Meksiko, Kanada, dan Tiongkok. Trump mengatakan, langkah ini diambil buat ngatasin peredaran narkoba dan imigran gelap ke AS, tapi efek sampingnya Harga barang bisa naik gila-gilaan, mulai dari alpukat sampai mobil.
Gak butuh waktu lama, Meksiko langsung siap kasih tarif balasan, Kanada juga gercep ngumumin tarif tandingan yang katanya bakal luas banget. Sementara itu, Tiongkok memilih langkah diplomatis dulu dengan bakal ajukan keluhan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) sebelum bales aksi Trump. Tapi satu yang pasti, tiga negara ini gak bakal diem aja.
Tarif tersebut, dan pembalasan berikutnya, berisiko memicu perang dagang yang dapat secara signifikan merusak ekonomi negara-negara sasaran dan AS. Sebagai antisipasi, tindakan eksekutif Trump mencakup klausul yang memungkinkan presiden untuk memperluas tarif jika suatu negara mengenakan tarif baru pada Amerika Serikat.
Kebijakan baru ini merupakan pembalikan perdagangan bebas bea antara tiga negara Amerika Utara yang telah berlangsung selama beberapa tahun dan perluasan perang dagang yang membekukan antara Tiongkok dan AS yang telah meningkat selama dua pemerintahan terakhir.
Pengenaan tarif tersebut tidak akan memiliki pengecualian, dan tindakan eksekutif yang ditandatangani Trump pada hari Sabtu akan menutup apa yang disebut celah hukum de minimis yang memungkinkan pengiriman senilai 800 dolar AS atau kurang masuk ke Amerika Serikat bebas pajak ketentuan utama yang digunakan oleh banyak bisnis kecil Amerika tetapi juga perusahaan e-commerce Tiongkok seperti Shein dan Temu.
Meskipun pejabat pemerintahan Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa tarif tersebut dirancang untuk menghentikan aliran fentanil dan imigran gelap, mereka tidak memberikan patokan khusus untuk pencabutan pajak impor baru tersebut, selain penghentian masuknya obat-obatan terlarang dan imigran gelap ke negara tersebut. Khususnya, tarif tersebut mencakup pengecualian penting tarif untuk produk energi Kanada akan menjadi 10 persen. Banyak warga Amerika bergantung pada produk energi Kanada, termasuk minyak, listrik, dan gas alam, untuk bahan bakar dan pemanas rumah. Biaya barang-barang tersebut dapat naik saat tarif diberlakukan.
Darurat Ekonomi
Biar bisa langsung nerapin tarif ini, Trump bahkan ngumumin darurat ekonomi nasional lewat Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA). Dengan aturan ini, dia bisa langsung ambil keputusan soal impor tanpa perlu debat panjang. Tarif baru ini mulai resmi berlaku hari Selasa jam 12:01 ET.
"Hari ini, saya telah menerapkan Tarif sebesar 25 persen untuk Impor dari Meksiko dan Kanada (10 persen untuk Energi Kanada), dan Tarif tambahan sebesar 10 persen untuk Tiongkok," kata Trump dalam pesan yang diunggah di Truth Social pada hari Sabtu.
Tarif tersebut dapat mengakibatkan biaya yang jauh lebih tinggi, gangguan pada rantai pasokan, dan hilangnya lapangan pekerjaan. Seorang pejabat pemerintahan Trump mengatakan bahwa setiap tindakan balasan dari Meksiko, Tiongkok, atau Kanada kemungkinan akan mengakibatkan tarif yang lebih tinggi bagi negara tersebut.
"Mungkin akan ada gangguan sementara dan jangka pendek, dan orang-orang akan memahaminya," kata Trump pada hari Jumat ketika didesak oleh wartawan mengenai biaya tarif yang dibebankan kepada importir dan, sebagai akibatnya, kepada konsumen.
"Namun tarif akan membuat kita sangat kaya dan sangat kuat dan kita akan memperlakukan negara lain dengan sangat adil," pungkasnya.
0 Comments





- DPR Desak Pemerintah Ambil Tindakan Nyata Soal Impor Singkong
- Prabowo Ancam Tutup Pengusaha Penggilingan Gabah yang Bikin Rugi Petani
- Sinopsis "Coto Vs Konro", Film Drama Komedi Dibalut Budaya Bugis Makassar
- Bakal Ketemu Putin, Trump Pede Rusia Mau Akhiri Perang di Ukraina
- Rekrutmen Bersama BUMN 2025 Segera Dibuka, Ini Tahapan Seleksinya
- Kemenperin Minta Aparat Jamin Investasi Aman dari Gangguan Ormas
- Kebakaran di Kemayoran Gempol Jakpus, Puluhan Rumah Ludes Terbakar
- Profil Raline Shah, Aktris yang Dilantik Meutya Hafid Jadi Stafsus Komdigi
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!