Tata Cara Shalat di Kendaraan Saat Mudik

Tata Cara Shalat di Kendaraan Saat Mudik
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Mudik menjelang Lebaran sering kali memaksa pemudik untuk duduk berjam-jam di dalam kendaraan. Dalam perjalanan panjang, tak jarang waktu shalat tiba saat kita masih berada di kendaraan yang terus melaju, baik di pesawat, kereta api, kapal laut, atau bus antarkota.

Bagi umat Islam, shalat adalah kewajiban yang harus tetap dilaksanakan dalam segala kondisi. Namun, bagaimana cara melaksanakan shalat di kendaraan agar tetap sah dan khusyuk?

Dalam Islam, shalat sunnah memiliki kelonggaran lebih dibandingkan shalat fardhu. Rasulullah SAW bahkan mencontohkan bahwa shalat sunnah bisa dilakukan di atas kendaraan ke arah mana pun kendaraan tersebut bergerak. Hal ini disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari.

Namun, untuk shalat fardhu, para ulama sepakat bahwa lebih utama dilakukan dengan turun dari kendaraan agar bisa menghadap kiblat dengan sempurna. Akan tetapi, jika situasi tidak memungkinkan, misalnya karena alasan keamanan, risiko kehilangan barang, tertinggal rombongan, atau kendaraan tidak bisa berhenti, shalat tetap dapat dilakukan di dalam kendaraan dengan mengikuti arah perjalanannya.

Meskipun dalam kondisi terbatas, shalat tetap harus memenuhi syarat sahnya.

Dilansir dari Antara, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:

  1. Bersuci (Wudhu atau Tayamum)
    Sebelum shalat, pastikan sudah bersuci dari hadas kecil maupun besar. Jika air tersedia, lakukan wudhu seperti biasa. Namun, jika tidak memungkinkan, tayamum dapat dilakukan dengan debu atau permukaan yang suci.

  2. Menghadap Kiblat
    Usahakan menghadap kiblat saat memulai shalat. Jika kendaraan bergerak dan arah kiblat berubah, diperbolehkan mengikuti arah kendaraan.

  3. Melaksanakan Rukun Shalat

    • Berdiri (jika memungkinkan), rukuk, sujud, dan duduk dilakukan sesuai kemampuan.

    • Jika dalam posisi duduk, rukuk dilakukan dengan membungkukkan badan sedikit, dan sujud dilakukan dengan posisi lebih rendah dari rukuk.

Tata Cara Shalat di Kendaraan

  1. Niat dan Takbiratul Ihram
    Dalam posisi duduk, baca niat dalam hati, lalu takbiratul ihram dengan mengangkat kedua tangan.

  2. Membaca Surah Al-Fatihah dan Surah Pendek
    Letakkan tangan di dada seperti posisi shalat berdiri, lalu baca doa iftitah, Surah Al-Fatihah, dan surah pendek di tiap rakaat.

  3. Rukuk dan I'tidal
    Bungkukkan badan sedikit untuk rukuk sambil membaca doa rukuk, lalu kembali tegak untuk i'tidal.

  4. Sujud dan Duduk di Antara Dua Sujud
    Bungkukkan badan lebih rendah dari rukuk untuk sujud, lalu kembali duduk dan membaca doa di antara dua sujud.

  5. Tasyahud Akhir dan Salam
    Setelah menyelesaikan jumlah rakaat, lakukan tasyahud akhir dan akhiri shalat dengan salam.

Mudik sering kali penuh tantangan, termasuk dalam menjaga waktu ibadah. Namun, dengan memahami tata cara shalat di kendaraan, umat Islam tetap bisa menjalankan kewajibannya dengan khusyuk dan sah, meski berada dalam perjalanan panjang.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE