Bungkus Ketupat Daun Kelapa dan Pandan Tetap Diburu Warga Palembang Jelang Lebaran
JAKARTA, GENVOICE.ID - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah yang jatuh pada Senin (31/3), warga Kota Palembang tetap mempertahankan tradisi dengan membeli bungkus ketupat dari daun kelapa dan pandan.
Dilansir dari Antara, meski aneka makanan modern semakin marak, ketupat tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Lebaran di Bumi Sriwijaya.
Pantauan di sejumlah pasar tradisional Palembang pada Ahad (30/3) menunjukkan antusiasme masyarakat yang memborong bungkus ketupat. Ibu-ibu dan remaja putri tampak memenuhi kios dan lapak kaki lima yang menyediakan wadah anyaman khas ini.
Gunawan, seorang pedagang di Pasar Tradisional Sekip Ujung, mengatakan bahwa permintaan bungkus ketupat tahun ini masih cukup tinggi. Ia menjual dua jenis bungkus ketupat, yakni berbahan daun kelapa dan daun pandan.
"Selama ini saya lebih banyak menjual bungkus ketupat dari daun kelapa. Namun, beberapa tahun terakhir, banyak pembeli yang mencari bungkus dari daun pandan karena aromanya lebih wangi saat dimasak," ujar Gunawan.
Ia menambahkan bahwa bungkus ketupat dari daun pandan dijual dengan harga sedikit lebih mahal dibandingkan daun kelapa, tetapi tetap banyak peminatnya. Dalam dua hari terakhir, ia telah menjual sekitar 750 bungkus ketupat daun pandan, sementara bungkus dari daun kelapa terjual 250 buah.
Adapun harga bungkus ketupat yang ditawarkan:
-
Daun kelapa: Rp10.000 per ikat (isi 10 buah)
-
Daun pandan: Rp15.000 - Rp17.500 per ikat (isi 10 buah)
Bagi masyarakat Palembang, ketupat bukan sekadar makanan, tetapi bagian dari tradisi yang harus ada saat Lebaran. Syifa, salah seorang pembeli, menuturkan bahwa ketupat menjadi simbol perayaan Idul Fitri di daerahnya.
"Makanan modern memang banyak, tapi ketupat tetap wajib ada. Rasanya belum lengkap Lebaran kalau tidak ada ketupat," kata Syifa.
Di sisi lain, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono memastikan bahwa kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjelang Lebaran tetap kondusif.
"Kami meningkatkan kesiapsiagaan personel di pusat-pusat keramaian serta daerah rawan kejahatan dan kemacetan. Ini agar masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman," ujar Kombes Pol Harryo.
Dengan tradisi yang terus terjaga dan keamanan yang tetap kondusif, masyarakat Palembang bisa merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan.
0 Comments





- PVRIS Rayakan 10 Tahun Album Debut White Noise dengan Edisi Spesial dan Tur Perayaan
- Jangan Sepelekan! Ini Cara Bertindak Cepat saat Dilanda Banjir
- Argentina Berduka, Dilanda Banjir Bandang yang Merenggut 16 Nyawa
- Profil Mobil Listrik dengan Pengisian Super Cepat yang Bisa Mengubah Industri, Tertarik Beli?
- Santorini Diguncang Ratusan Gempa, Adakah Dampak untuk Para Wisatawan?
- Ben Affleck, Salah Satu Aktor di Balik Wajah Batman yang Siap Bintangi dan Sutradarai Thriller Kriminal 'Animals'
- Jelajahi Warisan Sake dan Shochu Jepang Melalui Tur Eksklusif Japan Sake and Shochu Makers Association
- Kek Lapis, Kue Paling Terindah untuk Menghiasi Ramadhan
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!