Polemik Fotografer Jalanan, Gubernur Pramono: Motret Boleh, Asal Jangan Maksa
JAKARTA, Genvoice.id - Belakangan ini muncul sorotan terhadap aktivitas fotografer jalanan di ruang publik Jakarta, khususnya di kawasan seperti Tebet Eco Park, yang disebut-sebut memaksa pengunjung membeli hasil foto mereka dengan tarif diduga mencapai Rp 500 ribu. Menanggapi hal ini, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, angkat suara dengan menyampaikan sikap resmi Pemprov DKI.
"Nggak ada larangan untuk orang memotret. Tetapi kalau orang memaksa menjual potretnya, ya nggak boleh," ujar Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, seperti yang dikutip dari Antara, Rabu (29/10).
"Jadi prinsipnya adalah Jakarta ini kota terbuka, semua orang boleh mencari nafkah dengan berbagai cara. Tetapi yang paling penting, enggak boleh memaksa," tegasnya.
Keluhan terhadap fotografer jalanan meningkat setelah viralnya laporan bahwa sejumlah pengunjung Tebet Eco Park harus membayar hingga Rp 500 ribu hanya untuk melakukan sesi foto yang diambil oleh fotografer jalanan.
Pengelola taman dan dinas terkait kemudian melakukan klarifikasi, menyatakan bahwa tidak ada tarif resmi untuk memotret di kawasan tersebut, dan aktif menertibkan praktik yang memaksa.
Pramono juga menambahkan, pemerintah tidak ingin membatasi kreativitas masyarakat, termasuk para fotografer jalanan. Namun, setiap aktivitas di ruang publik harus tetap menghormati hak orang lain.
"Jakarta ini kota kreatif, tapi jangan sampai kreativitas membuat orang lain tidak nyaman," ujarnya.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini sedang menyiapkan aturan tambahan untuk menertibkan aktivitas komersial di ruang publik. Langkah ini dilakukan agar fotografer, pelaku usaha kecil, dan pengunjung bisa sama-sama menikmati ruang terbuka secara tertib dan aman.
Pramono berharap masyarakat turut berperan menjaga ketertiban di ruang publik.
"Kami ingin ruang terbuka di Jakarta tetap jadi tempat yang aman, nyaman, dan bebas untuk semua warga. Jadi, tolong saling menghormati," tutupnya.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!