Dewa United Banten Resmi Tunjuk Pelatih Anyar dari Spanyol
JAKARTA, Genvoice.id - Dewa United Banten secara resmi mengumumkan penunjukan pelatih baru asal Spanyol, Agusti Julbe Bosch, sebagai nahkoda tim untuk menghadapi kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) 2026 dan kiprah di kancah Asia.
Pengumuman tersebut dilakukan pada Sabtu (11/10) di Dewa United Arena, Tangerang yang sekaligus menjadi momentum peralihan kepelatihan dari Pablo Favarel ke sosok asing baru. Pablo Favarel, pelatih musim lalu membawa Dewa United meraih gelar juara IBL 2025, dan kontraknya pun selesai di penghujung kompetisi.
Presiden klub Dewa United Banten, Michael OW, menyebut penunjukan Agusti Julbe Bosch sebagai keputusan strategis untuk membawa tim ke level yang lebih tinggi, terutama saat tim akan tampil di Basketball Champions League (BCL) Asia musim mendatang. Michael, pengalaman internasional Agusti dalam berbagai kompetisi profesional menjadi daya tarik utama dalam pemilihannya sebagai pelatih kepala.
Agusti sendiri berasal dari Barcelona, Spanyol, dan tercatat memiliki prestasi gemilang dalam kariernya di dunia basket internasional, termasuk di Eropa dan Afrika Utara. Beberapa gelar yang pernah diraihnya antara 2021 hingga 2025 meliputi dua gelar Liga Bola Basket Afrika, empat gelar Liga Super Mesir, dua Piala Mesir, dan satu Kejuaraan Arab.
Dalam sambutannya, Agusti Julbe menyadari bahwa tantangan yang menantinya tidak ringan. Ia mengatakan datang ke Indonesia dengan tujuan membawa Dewa United tidak hanya tampil kompetitif di IBL, tapi juga menjadi wakil yang membanggakan di kancah BCL Asia.
Meski kompetisi antarklub Asia bukanlah hal baru baginya, mengacu pada pengalamannya di liga-liga internasional Agusti mengakui bahwa ia masih harus mempelajari karakter pesaing dan kondisi basket di kawasan Asia Tenggara. Dalam hal ini, ia menyebut bahwa proses adaptasi dan observasi menjadi langkah awal yang penting sebelum mengenalkan metode dan filosofi kepelatihannya kepada tim.
Penunjukan pelatih baru tentu membawa semangat baru sekaligus ekspektasi tinggi di benak para penggemar Dewa United, yang akrab menyebut diri mereka "Anak Dewa". Keberhasilan Pablo Favarel musim lalu memupuk kepercayaan bahwa tim bisa terus tumbuh, namun pergantian pelatih juga membawa risiko ketidakcocokan gaya dan periode penyesuaian.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!