Sinopsis "Backrooms", Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Sinopsis "Backrooms", Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office
- (Dok. WIRED).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Film horor "Backrooms" resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 12 Juni 2026. Karya ini menjadi debut layar lebar bagi kreator YouTube muda, Kane Parsons, yang sebelumnya dikenal lewat serial web "The Backrooms" yang viral di internet.

Mengusung konsep liminal spaces atau ruang-ruang yang terasa asing, kosong, dan tidak berujung, "Backrooms" membawa teror psikologis yang berakar dari fenomena internet populer di Reddit, TikTok, dan berbagai forum daring lainnya.

Cerita film ini berfokus pada Clark, seorang pemilik toko furnitur yang diperankan Chiwetel Ejiofor. Di tengah perjuangannya melawan kecanduan alkohol dan masalah rumah tangga yang berujung perceraian, Clark menemukan sesuatu yang mengubah hidupnya.

Saat memeriksa gangguan listrik di ruang bawah tanah, ia menemukan celah misterius di balik dinding. Celah tersebut membawanya ke sebuah tempat aneh yang dipenuhi ruangan-ruangan identik dengan dinding kuning kusam dan lorong yang tampak tak memiliki ujung.

Di dalam area misterius itu, Clark menemukan berbagai furnitur yang tersusun tidak wajar, mulai dari meja, kursi, lampu, hingga laci yang bertumpuk di tengah ruangan. Semakin jauh menjelajah, ia mulai mendengar suara-suara asing yang membuat rasa penasarannya semakin besar.

Pengalaman tersebut kemudian ia ceritakan kepada terapisnya, Dr. Mary Kline, yang diperankan Renate Reinsve. Namun, sang terapis awalnya meragukan kisah Clark dan menganggapnya sebagai halusinasi atau dampak dari kondisi psikologis yang dialaminya.

Berusaha membuktikan bahwa tempat itu nyata, Clark mengajak asistennya, Kat, yang diperankan Lukita Maxwell, serta kekasih Kat bernama Bobby yang dimainkan Finn Bennett. Mereka memasuki Backrooms dengan membawa perlengkapan dokumentasi untuk merekam temuan tersebut.

Namun perjalanan yang awalnya bertujuan mencari jawaban berubah menjadi mimpi buruk. Berbagai entitas misterius dan mengerikan mulai muncul, membuat mereka terjebak dalam situasi yang semakin berbahaya. Ketika Clark menghilang, Dr. Mary Kline memutuskan memasuki wilayah tersebut untuk mencari dan menyelamatkannya.

Selain menuai perhatian karena kisahnya yang unik, "Backrooms" juga mencatat prestasi besar di box office. Film ini disebut berhasil membukukan debut terbesar untuk film horor orisinal sekaligus menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah rumah produksi A24.

Kesuksesan tersebut juga membuat Kane Parsons mencetak sejarah sebagai salah satu sutradara termuda yang mampu membawa filmnya menduduki posisi puncak box office. Popularitas serial internet yang menjadi sumber adaptasi dinilai turut berkontribusi besar terhadap pencapaian film ini di pasar global.

Dengan premis yang memadukan horor psikologis, misteri, dan konsep ruang tak berujung yang membuat penonton merasa tidak nyaman, "Backrooms" menjadi salah satu film horor yang paling banyak diperbincangkan sepanjang 2026.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE