Pedagang Barito Pindah ke Sentra Fauna Lenteng Agung, Sudin Janjikan Bantu Promosi
JAKARTA, GENVOICE.ID - Setelah penertiban kawasan Barito, Pemerintah Kota Jakarta Selatan memastikan para pedagang yang direlokasi ke Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung tidak berjalan sendirian.
Melalui Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan, pemerintah menyiapkan dukungan penuh dalam bentuk promosi agar usaha para pedagang tetap hidup di lokasi baru.
Kepala Seksi KUKM Sudin PPKUKM Jakarta Selatan, Edi Margono, mengatakan pihaknya akan membantu promosi melalui berbagai cara, mulai dari media sosial hingga kegiatan bazar. Selain itu, Sudin juga bekerja sama dengan kelurahan dan kecamatan setempat supaya Sentra Fauna Lenteng Agung semakin dikenal masyarakat luas.
"Jadi, para pedagang tidak perlu khawatir. Kami akan mendampingi agar usahanya tetap berjalan dan berkembang di tempat yang baru," ujar Edi, dikutip dariAntara, Selasa (29/10).
Meski begitu, sebagian pedagang Barito melalui kuasa hukumnya, Damianus Jefry, menyatakan keberatan dengan relokasi tersebut. Damianus menegaskan bahwa para pedagang Barito bukan pedagang liar karena selama ini sudah memenuhi kewajiban retribusi. Ia juga menilai lokasi relokasi di Lenteng Agung kurang tepat karena dikhawatirkan sepi pembeli dan rawan banjir.
"Kalau kita berdagang itu kan mau laku. Sementara lokasi Lenteng Agung itu modelnya jurang, dan kalau hujan bisa banjir menurut warga sekitar," ungkap Damianus.
Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta telah menyiapkan Sentra Fauna Lenteng Agung sebagai tempat relokasi yang dinilai layak dan strategis. Berdiri di atas lahan seluas 7.500 meter persegi, kawasan ini memiliki sekitar 2.000 meter persegi yang dialokasikan khusus untuk para pedagang eks Lokasi Sementara (Loksem) JS 25, JS 26, JS 30, dan JS 96.
Sentra Fauna Lenteng Agung dibagi dalam beberapa zona utama: Zona A dengan 22 kios kuliner, Zona C dan D berisi 74 kios pedagang burung serta pakan hewan, dan Zona E dengan 29 kios yang difokuskan untuk parsel dan kuliner. Sementara itu, Zona B yang rencananya akan menjadi area amphitheater masih dalam tahap pengembangan.
Dengan berbagai dukungan ini, Pemkot Jaksel berharap relokasi para pedagang Barito ke Sentra Fauna Lenteng Agung bisa berjalan lancar dan memberikan peluang usaha baru yang lebih tertata.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!