Film Horor Perumahan Laddaland Siap Bikin Penonton Ketakutan Mulai 13 Agustus 2026
JAKARTA, GENVOICE.ID - Buat kamu yang suka film horor dengan bumbu drama keluarga, ada satu film terbaru yang patut masuk daftar tontonan.
Perumahan Laddaland bakal membawa kisah rumah baru yang seharusnya menjadi awal kehidupan bahagia, tetapi justru berubah menjadi mimpi buruk.
Film produksi MD Pictures ini baru saja menggelar gala premiere di CGV Grand Indonesia, Kamis (6/8/2026). Perumahan Laddaland dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 13 Agustus 2026.
Disutradarai Awi Suryadi, film ini merupakan remake dari film horor Thailand berjudul Laddaland yang dirilis pada 2011. Meski mempertahankan cerita utama dari versi aslinya, adaptasi Indonesia menghadirkan sejumlah perubahan agar terasa lebih dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.
Awi Suryadi mengatakan bahwa versi Indonesia memperluas beberapa karakter yang sebelumnya tidak terlalu dieksplorasi dalam film Thailand. Salah satunya adalah karakter pekerja rumah tangga dan tetangga di lingkungan perumahan.
Kebebasan untuk menyesuaikan cerita dengan budaya Indonesia juga diberikan langsung oleh kreator versi Thailand. Hal tersebut membuat tim produksi dapat mengembangkan cerita dengan pendekatan yang lebih relevan bagi penonton Tanah Air.
Cerita Perumahan Laddaland berpusat pada keluarga kecil Tomy yang diperankan Andri Mashadi. Demi memiliki rumah sendiri, Tomy mengambil Kredit Pemilikan Rumah atau KPR dengan cicilan yang dianggap terjangkau. Masalahnya, rumah tersebut berada di kawasan perumahan yang cukup terpencil di pinggiran kota.
Awalnya, kepindahan tersebut diharapkan menjadi awal kehidupan baru bagi keluarga Tomy. Namun, semuanya berubah setelah terjadi pembunuhan terhadap Eneng, seorang pekerja rumah tangga yang diperankan Delia Husein.
Sejak kematian Eneng, berbagai kejadian aneh mulai menghantui keluarga tersebut. Gangguan mistis yang semakin intens membuat sang istri, diperankan Titi Kamal, bersama kedua anak mereka, Tania yang diperankan Anantya Kirana dan Elvin yang diperankan Shakeel Fauzi Aisy, mulai merasa tidak aman dan ingin meninggalkan rumah tersebut.
Di balik kisah horornya, Perumahan Laddaland juga membawa persoalan yang cukup dekat dengan kehidupan masyarakat. Film ini menyinggung persoalan finansial keluarga, khususnya ketika seseorang mengambil cicilan rumah yang tidak sebanding dengan kemampuan ekonominya.
Andri Mashadi menilai persoalan tersebut menjadi salah satu sisi menarik dalam film karena banyak orang saat ini berusaha memiliki rumah melalui KPR dengan cicilan panjang.
Ketika kondisi keuangan mulai terganggu, persoalan tersebut tidak hanya berdampak pada ekonomi keluarga, tetapi juga dapat memengaruhi hubungan antaranggota keluarga. Konflik tersebut kemudian menjadi salah satu elemen drama yang memperkuat cerita Perumahan Laddaland.
Sementara itu, naskah film ini ditulis oleh Lele Laila yang dikenal sebagai salah satu penulis film horor Indonesia. Film tersebut menghadirkan jajaran pemain yang cukup ramai, di antaranya Titi Kamal, Andri Mashadi, Anantya Kirana, Shakeel Fauzi Aisy, Aufa Assagaf, Laras Sardi, Raffan Al Aryan, Delia Husein, Adjis Doa Ibu, Arief Didu, Sriyatun, Sarah Tumiwa, Zidni Hakim, hingga Kikky Dradjat Martha.
Selain mengandalkan teror supranatural, Perumahan Laddaland juga menempatkan drama keluarga sebagai bagian penting dari cerita. Tekanan ekonomi, persoalan rumah tangga, hingga berbagai tragedi membuat ketegangan dalam film tidak hanya datang dari sosok-sosok menyeramkan.
Titi Kamal bahkan menggambarkan film ini sebagai tontonan yang mampu menguji mental penonton dari awal hingga akhir. Ia pun menyarankan agar film tersebut ditonton bersama-sama agar pengalaman menonton terasa semakin seru.
Tidak hanya menghadirkan visual dan cerita horor, Perumahan Laddaland juga dilengkapi original soundtrack berjudul Rumah Ini yang dinyanyikan Erika Prihadi. Lagu tersebut telah tersedia di berbagai platform streaming digital.
Dengan kombinasi horor, drama keluarga, dan persoalan finansial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, Perumahan Laddaland mencoba menawarkan pengalaman berbeda dari sekadar film tentang rumah berhantu.
Buat kamu yang penasaran dengan teror di balik perumahan tersebut, Perumahan Laddaland akan mulai menghantui bioskop Indonesia pada 13 Agustus 2026.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!