Banjir Jakarta Hari Ini Makin Parah, Puluhan RT dan Jalan Utama Terendam Air Hingga 1,5 Meter!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kondisi Ibu Kota pada hari Kamis siang, 29 Januari 2026, terpantau sedang tidak baik-baik saja dan butuh perhatian ekstra dari kamu yang mau beraktivitas di luar rumah, Gen. Situasi darurat ini bermula dari hujan dengan intensitas sangat tinggi yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu kemarin, yang mengakibatkan volume air di sejumlah bendungan melonjak drastis.
Dampaknya bener-bener berasa sekarang, karena wilayah yang terendam air dilaporkan terus meluas hingga mencakup 35 Rukun Tetangga (RT) yang tersebar di hampir seluruh penjuru kota. Nggak cuma permukiman warga yang jadi korban, tapi akses transportasi juga terganggu parah akibat adanya 10 ruas jalan utama yang tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi.
Kamu yang biasanya mengandalkan jalur darat buat mobilitas harus benar-benar jeli memantau titik-titik genangan kalau nggak mau terjebak macet total atau lebih parah lagi, kendaraan kamu mogok di tengah jalan. Fenomena ini kembali mengingatkan kita semua kalau cuaca ekstrem di awal tahun 2026 ini nggak bisa dianggap remeh, apalagi beberapa sungai besar tercatat sudah meluap karena kiriman air dari hulu yang nggak terbendung lagi, Gen.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, luapan air kini sudah masuk ke wilayah Jakarta Barat, Selatan, Timur, hingga Utara. Mohamad Yohan, selaku Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI, menyebutkan bahwa ketinggian air di beberapa lokasi bener-bener bikin ngeri, mulai dari 30 cm sampai yang paling dalam mencapai 150 cm alias satu setengah meter.
"Saat ini banjir terjadi di 34 RT yang berada di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Utara," kata Mohamad Yohan saat memberikan update situasi di Jakarta.
Wilayah Jakarta Timur tercatat sebagai area yang paling parah terdampak, di mana air setinggi dada orang dewasa merendam kawasan Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, hingga Cililitan. Penyebab utamanya jelas, yaitu kombinasi curah hujan lokal yang ekstrem ditambah kiriman air yang bikin Sungai Ciliwung, Pesanggrahan, dan Angke Hulu meluap.
"Penyebab utamanya, yaitu curah hujan tinggi dan meluapnya sejumlah sungai seperti Sungai Ciliwung, Pesanggrahan dan Angke Hulu," ujarnya menambahkan.
Berikut adalah rincian wilayah RT yang terendam banjir menurut data BPBD:
-
Jakarta Barat (14 RT): Tersebar di Duri Kosambi, Kedaung Kali Angke, Rawa Buaya, dan Kedoya Selatan dengan ketinggian air mencapai 80 cm.
-
Jakarta Selatan (6 RT): Meliputi Cipulir, Kuningan Barat, dan Pejaten Timur dengan tinggi air sekitar 40-50 cm.
-
Jakarta Timur (14 RT): Kawasan paling kritis dengan ketinggian air 90-150 cm.
-
Jakarta Utara (1 RT): Berada di Kelurahan Rorotan dengan tinggi air 50 cm.
Selain permukiman, kamu juga wajib waspada sama 10 ruas jalan yang tergenang, di antaranya Jalan Daan Mogot KM 12, Jalan Srengseng Raya, Jalan Cileduk Raya, hingga Jalan Raden Inten II di Jakarta Timur. Genangan di jalan-jalan ini bervariasi antara 10 cm hingga 50 cm, yang pastinya bakal bikin perjalanan kamu jadi lebih lama dari biasanya.
Stay safe ya buat kalian yang tinggal atau harus melewati wilayah-wilayah tersebut. Selalu pantau update cuaca dan jangan memaksakan diri menerjang genangan air yang dalam.
Menurut Gen, apakah sistem drainase di lingkungan kamu sudah cukup kuat menahan hujan deras kemarin, atau justru kamu juga ikut kena imbasnya?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!