Kamu Pecinta Seblak Pedas? Waspada Dampaknya Bagi Kesehatan Pencernaan

Kamu Pecinta Seblak Pedas? Waspada Dampaknya Bagi Kesehatan Pencernaan
Ilustrasi Seblak. - (Dok. Freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID- Seblak pedas memang susah ditolak, ya! Kuahnya yang gurih, isian banyak, plus level pedas yang bisa disesuaikan bikin banyak orang ketagihan.

Di media sosial, mulai dari Instagram sampai TikTok, tren seblak pedas selalu ramai peminat. Nggak cuma jadi jajanan hits, seblak juga sering jadi tantangan seru untuk adu nyali sama pedasnya cabai. Wajar kalau banyak yang rela antre demi semangkuk seblak panas dengan aroma khas bumbu kencur.

Tapi di balik sensasi mantap itu, ada risiko yang sering dilupain. Dilansir dari Antara, makan pedas terlalu sering ternyata bisa jadi bumerang buat kesehatan, terutama saluran pencernaan.

Guru Besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH menjelaskan cabai yang jadi sumber pedas mengandung senyawa capsaicin. Zat ini bisa menimbulkan luka pada permukaan lambung dan memicu peningkatan gerak peristaltik usus. Dampaknya apa? asam lambung bisa naik alias refluks yang bikin perut terasa panas.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Gastro Entero Hepatologi RSPAD Gatot Soebroto Dr. Deka Larasati SpPD KGEH menambahkan bahwa kebiasaan makan makanan pedas seperti seblak dalam jangka panjang bisa memperburuk peradangan lambung dan memicu penyakit gastroesofageal reflux disease atau GERD.

"Makanan pedas dapat mengiritasi lambung dan memperparah peradangan," ujar Deka, dikutip dari Antara.

Bukan cuma efek jangka panjang, dampak instan juga bisa langsung terasa. Nyeri perut dan diare jadi risiko nyata kalau terlalu sering mengonsumsi makanan pedas, apalagi kalau cabainya dicampur bahan kimia tambahan.

Untuk mencegah masalah lambung, Deka menyarankan agar memperbanyak asupan serat dari buah dan sayur serta menghindari makanan berpengawet maupun jamu-jamuan yang bisa mengiritasi lambung.

Jadi, buat kamu pecinta pedas yang nggak bisa jauh dari seblak, penting banget buat mulai batasi porsi dan frekuensi makan. Sesekali makan seblak pedas memang sah-sah saja buat seru-seruan dan memanjakan lidah. Tapi kalau hampir tiap hari, siap-siap perut minta ampun.

Daripada berujung bolak-balik ke dokter karena lambung bermasalah, lebih baik jaga pola makan dari sekarang. Dengan begitu, kamu tetap bisa jajan enak tanpa drama lambung yang bikin repot dan bisa terus menikmati kuliner pedas favorit dengan aman.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE