Jannik Sinner Lolos ke Perempat Final China Open Setelah Pertarungan Sengit Tiga Set

Jannik Sinner Lolos ke Perempat Final China Open Setelah Pertarungan Sengit Tiga Set
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Petenis unggulan utama Jannik Sinner harus bekerja keras untuk mengamankan tiket ke perempat final China Open 2025.

Dilansir dari Antara, bertanding di Beijing, Minggu (28/9), Sinner menaklukkan petenis kualifikasi asal Prancis, Terence Atmane, dengan skor 6-4, 5-7, 6-0 dalam laga berdurasi dua jam 22 menit.

Meski unggul dalam rekor pertemuan, terakhir mengalahkan Atmane dengan relatif mudah di semifinal Cincinnati bulan lalu, Sinner menghadapi perlawanan jauh lebih ketat kali ini. Atmane tampil agresif, memanfaatkan gaya bermain kidalnya yang unik dan menekan Sinner lewat pukulan-pukulan tajam, terutama di set kedua.

"Gaya permainannya cukup unik dan dia kidal, dan kami tidak punya banyak pemain kidal. Dia pemain yang sangat hebat dan telah berkembang pesat sejak di Cincinnati," ujar Sinner.

Atmane sempat menyamakan kedudukan setelah mematahkan servis Sinner tiga kali di set kedua. Namun, Sinner berhasil membalikkan keadaan dengan tampil dominan di set penentuan. Petenis nomor dua dunia itu meningkatkan agresivitas, sementara Atmane mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan akibat kram.

"Dia sedikit kesulitan di set ketiga karena kram, tetapi itu adalah pertandingan babak kedua yang sulit dan penuh tantangan. Saya sempat unggul dua kali break di set kedua dan tidak bisa memanfaatkannya, tetapi ini bagian dari olahraga. Mungkin konsentrasi saya sempat menurun dan sedikit gugup, tapi saya senang bisa melaju," kata Sinner.

Sinner sebelumnya mengalahkan Marin Cilic di babak pertama, menandai pertandingan pertamanya sejak kekalahan dari Carlos Alcaraz di final US Open. Hasil tersebut membuat Sinner kehilangan posisi nomor satu dunia, dan kini ia tertinggal 2.590 poin dari Alcaraz dalam persaingan menuju peringkat akhir tahun nomor satu ATP.

Namun, petenis Italia itu masih dalam performa solid, mencatatkan 61 kemenangan beruntun di lapangan keras melawan pemain di luar 10 besar. Ia berharap bisa memperpanjang catatan impresif tersebut saat menghadapi petenis peringkat 57 dunia, Fabian Marozsan, di babak delapan besar. Marozsan sendiri melaju ke perempat final setelah menundukkan Alexandre Muller 6-3, 7-6(5).

Sementara itu, petenis Australia Alex de Minaur juga memastikan tempat di perempat final setelah mengalahkan Arthur Rinderknech lewat laga ketat 6-3, 3-6, 7-6(2). De Minaur kini mencatatkan 33 kemenangan di lapangan keras tahun ini, terbanyak di antara seluruh pemain ATP.

Dengan 15 kemenangan di turnamen ATP 500 sepanjang 2025, De Minaur hanya kalah dari Alcaraz yang mencatatkan 17 kemenangan. Gelar juara di Washington pada Juli lalu turut memperkuat posisinya di ATP Live Race To Turin, di mana ia kini berada di posisi kedelapan, batas terakhir kualifikasi menuju ATP Finals 2025 yang akan digelar pada 9-16 November.

Selanjutnya, De Minaur akan menghadapi unggulan ketujuh asal Ceko, Jakub Mensik, yang sebelumnya menyingkirkan Arthur Cazaux dalam pertandingan tiga set, 6-3, 2-6, 6-4. Mensik, yang menjadi juara di ATP Masters 1000 Miami awal tahun ini, menempati posisi ke-17 dalam Live Race dan masih memiliki peluang untuk mengejar tiket ke Turin, meskipun tipis.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE