Hati-hati! Begini Cara Aman Menepi di Bahu Jalan Biar Gak Celaka
JAKARTA, GENVOICE.ID - Saat berkendara, ada kalanya kita harus berhenti di bahu jalan karena alasan darurat. Tapi jangan sembarangan! Menepi tanpa prosedur yang benar bisa berisiko tinggi dan berujung kecelakaan. Menurut Instruktur Keselamatan Berkendara, Sony Harisno, ada beberapa langkah penting yang harus dilakukan agar tetap aman.
Sony mengingatkan bahwa berhenti di bahu jalan, terutama di jalan tol, cukup berbahaya. Tapi kalau memang terpaksa, pastikan menepi dengan cara yang benar.
"Dilihat dari kondisi lalu lintas di Indonesia sebenarnya berhenti di bahu jalan cukup berbahaya, tapi kalau sudah sangat mendesak kita harus berhenti, ada prosedur yang harus dilakukan oleh si pengemudi," katanya, dilansir dari ANTARA.
Langkah-Langkah Menepi yang Aman
-
Nyalakan lampu sein ke kiri saat mulai menepi. Jangan ragu-ragu, tapi tetap pastikan situasi jalan aman.
-
Pindah jalur perlahan dan arahkan kendaraan ke bahu jalan dengan tenang.
-
Hidupkan lampu hazard sebelum keluar dari mobil agar pengendara lain tahu ada kendaraan berhenti.
-
Pasang segitiga pengaman dengan jarak minimal lima kali panjang mobil atau sesuaikan dengan kondisi jalan.
-
Jika keluar dari kendaraan, jangan berdiri di depan mobil. Sebaiknya tetap di belakang kendaraan untuk mengantisipasi situasi tak terduga.
Kenapa Ini Penting?
Pasang segitiga pengaman bukan cuma formalitas. Ini membantu kendaraan lain melihat mobil yang sedang berhenti, terutama saat malam atau kondisi cuaca buruk. "Biasanya setiap mobil yang dibeli baru sudah disediakan segitiga pengaman sebagai standar pabrikan, sama seperti P3K," tambah Sony.
Meski sudah mengikuti prosedur dengan benar, Sony tetap menyarankan untuk tidak berhenti terlalu lama di bahu jalan, terutama di jalan tol. Kalau memang merasa lelah atau butuh istirahat, lebih baik tetap melaju dengan kecepatan rendah di lajur kiri.
"Daripada ngambil risiko ditabrak dari belakang, sebaiknya berjalan pelan-pelan di kiri jalan (tol), itu lebih aman daripada berhenti," jelasnya.
Kasus kecelakaan akibat berhenti di bahu jalan sudah sering terjadi. Seperti insiden di Tol KM 315+900 yang melibatkan mobil jurnalis dan truk boks. Mobil Toyota Avanza yang berhenti untuk memperbaiki wiper tiba-tiba dihantam dari belakang oleh truk yang dikendarai J (36). Sopir truk mengalami microsleep, yaitu tidur singkat yang terjadi tiba-tiba tanpa disadari. Akibatnya, tiga orang meninggal dan dua lainnya luka-luka.
Menepi di bahu jalan bukan perkara sepele. Kalau memang harus berhenti, pastikan mengikuti langkah-langkah keamanan di atas. Tapi kalau masih bisa lanjut, lebih baik tetap berjalan di lajur kiri dengan kecepatan rendah. Keselamatan selalu jadi prioritas utama!
Tetap hati-hati di jalan, ya!
0 Comments





- Rest Area Bekas Pabrik Gula: Tempat Istirahat Unik di Tol Trans Jawa!
- Tips Cerdas Berinvestasi buat Masa Depan Anak
- Tragis! Warga Palu Tewas Diterkam Buaya Saat Asyik Berenang di Pantai
- Kuliah di Irlandia untuk Pendidikan Berkualitas Internasional
- Icheri Sheher: Permata Bersejarah di Jantung Baku, Azerbaijan
- Viral! Siswa SMPN 39 Surabaya Lakukan Program Tidur Siang di Sekolah
- Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Memulai Bisnis Kuliner
- Pemotor Selamat dari Kecelakaan Kereta Setelah Terjatuh di Perlintasan
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!