Kenapa Kita Bisa Merinding Saat Kedinginan atau Takut?

Kenapa Kita Bisa Merinding Saat Kedinginan atau Takut?
- (Dok. FREEPIK).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pernah merasa bulu-bulu di tangan tiba-tiba berdiri ketika berada di tempat dingin atau saat menonton sesuatu yang menegangkan?

Reaksi tersebut disebut merinding atau goosebumps. Menariknya, tubuh bisa memberikan respons yang sama dalam dua situasi yang terlihat sangat berbeda: ketika merasa kedinginan dan ketika merasa takut.

Ada Otot Kecil di Bawah Kulit

Setiap rambut pada tubuh memiliki otot kecil yang disebut arrector pili.

Ketika otot tersebut berkontraksi, rambut akan tertarik dan berdiri lebih tegak.

Permukaan kulit di sekitarnya kemudian terlihat seperti memiliki tonjolan kecil.

Itulah yang kita kenal sebagai merinding.

Saat Kedinginan, Tubuh Berusaha Menahan Panas

Pada hewan berbulu tebal, bulu yang berdiri dapat menciptakan lapisan udara tambahan di dekat tubuh.

Lapisan tersebut membantu mengurangi pelepasan panas ke lingkungan.

Mekanisme ini lebih berguna bagi hewan yang memiliki banyak bulu.

Pada manusia modern, efeknya tidak terlalu besar karena rambut tubuh kita jauh lebih sedikit.

Namun, mekanisme tersebut masih menjadi bagian dari sistem respons tubuh.

Rasa Takut Bisa Memicu Respons yang Sama

Saat merasa takut atau menghadapi sesuatu yang dianggap mengancam, tubuh dapat mengaktifkan sistem respons otomatis.

Tubuh menjadi lebih siap menghadapi situasi tersebut.

Dalam prosesnya, beberapa respons fisik dapat muncul, termasuk peningkatan detak jantung, perubahan pada kulit, dan merinding.

Kenapa Merinding Bisa Muncul Saat Mendengar Musik?

Ini yang cukup menarik.

Tidak semua merinding muncul karena dingin atau takut.

Sebagian orang juga dapat merinding ketika mendengarkan musik, melihat sesuatu yang sangat emosional, atau mengalami perasaan yang kuat.

Respons emosional dapat memengaruhi sistem saraf sehingga menghasilkan reaksi fisik.

Karena itu, sebuah lagu tertentu kadang benar-benar bisa membuat "bulu kuduk berdiri".

Kita Tidak Bisa Mengaturnya dengan Mudah

Coba saja berusaha merinding hanya karena ingin.

Bagi kebanyakan orang, hal tersebut tidak mudah dilakukan.

Merinding merupakan respons otomatis yang dikendalikan oleh sistem saraf.

Tubuh memberikan sinyal kepada otot kecil di bawah kulit tanpa perlu kita memerintahkannya secara sadar.

Kenapa Disebut Bulu Kuduk Berdiri?

Istilah tersebut muncul karena rambut-rambut kecil di tubuh terlihat lebih tegak ketika otot di bawah kulit berkontraksi.

Meskipun kita sering mengaitkannya dengan bagian belakang leher, merinding sebenarnya bisa terjadi di berbagai bagian tubuh yang memiliki folikel rambut.

Merinding Adalah Warisan dari Mekanisme Tubuh

Saat merasa dingin, takut, atau mengalami emosi yang kuat, tubuh dapat memberikan respons yang sama.

Otot kecil di bawah kulit berkontraksi dan membuat rambut berdiri.

Pada manusia, mekanisme ini mungkin tidak lagi memberikan manfaat sebesar pada hewan berbulu tebal.

Namun, sistem tersebut masih tetap ada dan aktif hingga sekarang.

Jadi, ketika kamu merinding saat mendengar lagu favorit atau menonton adegan menyeramkan, tubuhmu sebenarnya sedang menjalankan respons otomatis kuno yang masih menjadi bagian dari manusia modern.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE