Fakta Menarik tentang Gurita, Hewan Ini Punya Tiga Jantung
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gurita merupakan salah satu hewan laut yang memiliki bentuk tubuh sangat unik. Hewan ini dikenal mempunyai delapan tentakel, mampu mengubah warna tubuh, dan dapat bersembunyi di berbagai tempat. Namun, ada satu fakta tentang gurita yang mungkin terdengar seperti fiksi, yaitu hewan ini ternyata memiliki tiga jantung.
Tidak hanya itu, sistem peredaran darah gurita juga cukup berbeda dibandingkan manusia. Dua jantungnya bertugas mengalirkan darah menuju insang, sedangkan satu jantung lainnya mengedarkan darah ke seluruh tubuh.
Gurita Memiliki Tiga Jantung
Pada manusia, jantung berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Gurita memiliki sistem yang lebih kompleks karena mempunyai tiga jantung.
Dua jantung yang disebut branchial hearts berfungsi memompa darah menuju masing-masing insang. Di insang inilah darah mendapatkan oksigen dari air.
Sementara itu, satu jantung utama atau systemic heart bertugas memompa darah yang sudah mendapatkan oksigen ke seluruh bagian tubuh.
Dengan sistem tersebut, gurita dapat mengalirkan darah dan oksigen sesuai kebutuhan tubuhnya.
Kenapa Gurita Membutuhkan Tiga Jantung?
Salah satu alasannya berkaitan dengan cara gurita bernapas.
Gurita mengambil oksigen dari air menggunakan insang. Air dialirkan melewati insang sehingga oksigen dapat masuk ke dalam darah.
Dua jantung khusus kemudian membantu memompa darah menuju insang tersebut. Setelah mendapatkan oksigen, darah dialirkan ke jantung utama untuk kemudian diedarkan ke seluruh tubuh.
Sistem ini membuat sirkulasi darah gurita berbeda dengan manusia yang hanya memiliki satu jantung.
Darah Gurita Berwarna Biru
Bukan cuma jumlah jantungnya yang berbeda. Darah gurita juga berwarna biru.
Warna tersebut berasal dari protein pengangkut oksigen bernama hemosianin. Protein ini menggunakan tembaga untuk mengikat oksigen.
Berbeda dengan manusia yang menggunakan hemoglobin berbasis zat besi sehingga darah terlihat merah, hemosianin membuat darah gurita memiliki warna kebiruan.
Hemosianin juga dianggap membantu gurita beradaptasi dengan lingkungan laut yang memiliki kondisi oksigen dan suhu yang berbeda-beda.
Jantung Utama Gurita Berhenti Berdetak Saat Berenang
Ada fakta lain yang tidak kalah menarik. Ketika gurita berenang menggunakan sistem propulsi jet, jantung utamanya berhenti berdetak sementara.
Kondisi tersebut membuat berenang menjadi aktivitas yang cukup melelahkan bagi gurita. Karena itu, gurita lebih sering bergerak dengan menggunakan lengannya untuk berjalan di dasar laut daripada berenang dalam jarak jauh.
Setelah berhenti berenang dan kembali bergerak dengan cara lain, jantung utamanya kembali bekerja.
Gurita Punya Sistem Tubuh yang Sangat Unik
Gurita bukan hanya memiliki tiga jantung. Hewan ini juga dikenal mempunyai sistem saraf yang kompleks.
Sebagian besar neuron gurita berada di lengannya. Kondisi tersebut memungkinkan setiap lengan melakukan berbagai gerakan dan merespons lingkungan dengan tingkat kemandirian tertentu.
Inilah salah satu alasan gurita dikenal sebagai hewan yang memiliki kemampuan belajar dan memecahkan masalah yang cukup mengesankan.
Gurita Bisa Mengubah Warna Tubuh
Gurita juga mempunyai kemampuan mengubah warna dan pola pada kulitnya.
Kemampuan tersebut dibantu oleh sel khusus pada kulit yang disebut kromatofor. Selain untuk berkamuflase, perubahan warna juga dapat digunakan sebagai bagian dari komunikasi dan respons terhadap lingkungan.
Dalam waktu singkat, seekor gurita dapat mengubah penampilannya agar lebih sulit terlihat oleh predator maupun mangsa.
Gurita Punya Banyak Keunikan
Tiga jantung hanyalah salah satu dari banyak fakta menarik tentang gurita. Hewan ini memiliki sistem pernapasan, peredaran darah, saraf, dan kemampuan berkamuflase yang sangat berbeda dari manusia.
Keunikan tersebut merupakan hasil adaptasi gurita terhadap kehidupan di lingkungan laut.
Jadi, jika selama ini gurita hanya dikenal sebagai hewan dengan delapan tentakel, ternyata masih banyak hal menarik di balik tubuhnya. Tiga jantung, darah berwarna biru, hingga kemampuan mengubah warna membuat gurita menjadi salah satu hewan dengan sistem biologis paling unik di dunia.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!