Lamine Yamal Disebut Messi Baru, Luis Suarez Malah Minta Publik Berhenti Membandingkan

Lamine Yamal Disebut Messi Baru, Luis Suarez Malah Minta Publik Berhenti Membandingkan
- (Dok. AP Photo).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Nama Lamine Yamal terus mencuri perhatian sepanjang Piala Dunia 2026. Penampilan impresif winger muda Timnas Spanyol itu membuat banyak orang kembali melontarkan perbandingan yang sudah sering terdengar sejak dirinya menembus tim utama Barcelona, yakni disebut sebagai "Lionel Messi baru".

Kemiripan keduanya memang sulit diabaikan. Sama-sama merupakan lulusan akademi La Masia, sama-sama berposisi sebagai penyerang berkaki kiri, dan sama-sama memiliki kemampuan menggiring bola yang mampu merepotkan lawan. Tak heran jika banyak penggemar sepak bola mulai menganggap Yamal sebagai penerus Messi di Barcelona.

Namun, anggapan tersebut justru dinilai kurang tepat oleh Luis Suarez. Mantan striker Barcelona yang pernah membentuk trio mematikan bersama Messi itu meminta publik berhenti menyandingkan kedua pemain tersebut. Menurutnya, Yamal memiliki jalannya sendiri untuk menjadi pemain besar tanpa harus terus dibandingkan dengan legenda Argentina itu.

Suarez: Yamal bukan Messi, mereka pemain yang berbeda

Suarez mengakui kualitas luar biasa yang dimiliki Lamine Yamal. Meski begitu, ia menilai perbandingan dengan Lionel Messi hanya akan memberikan tekanan yang tidak perlu kepada pemain berusia 18 tahun tersebut.

Menurut penyerang Inter Miami itu, setiap pemain memiliki karakter dan gaya bermain masing-masing. Karena itu, publik sebaiknya membiarkan Yamal berkembang sesuai potensinya sendiri tanpa terus dibebani ekspektasi untuk menjadi "Messi berikutnya".

Suarez juga berharap Yamal bisa meraih karier yang luar biasa. Namun baginya, menyamai pencapaian Messi bukanlah hal yang mudah mengingat apa yang sudah diraih sang megabintang selama bertahun-tahun di level tertinggi.

Berbicara kepada Mundo Deportivo, Suarez mengatakan,

"Perbandingan itu tidak baik. Mereka pemain yang berbeda. Ya, mereka memiliki kaki kiri yang sama, mereka memiliki kualitas yang sama, tetapi mereka pemain yang benar-benar berbeda. Hasilnya berbicara sendiri, dan apa yang terus dicapai Leo di usianya. Mari kita berharap Lamine setidaknya mencapai level yang sama," serunya, dikutip dari Goal.

Pernyataan Suarez sekaligus menjadi pengingat bahwa setiap pemain muda membutuhkan ruang untuk berkembang tanpa terus berada di bawah bayang-bayang legenda sebelumnya.

Performa Yamal di Piala Dunia bikin Suarez terkesan

Meski meminta publik berhenti membandingkan Yamal dengan Messi, Suarez tetap memberikan pujian tinggi terhadap performa sang winger di Piala Dunia 2026.

Ia menilai kehadiran Yamal membawa perubahan besar dalam permainan Spanyol, terutama ketika menghadapi Tanjung Verde. Menurut Suarez, permainan La Roja menjadi jauh lebih hidup setelah Yamal masuk ke lapangan.

Ia melihat hampir seluruh pemain Spanyol berusaha mengalirkan bola kepada Yamal karena percaya pemain muda itu mampu menciptakan sesuatu dari setiap situasi. Baik melalui dribel, umpan silang, maupun tembakan ke arah gawang, Yamal dinilai selalu memberikan ancaman bagi lawan.

"Dalam pertandingan pertama melawan Tanjung Verde, Spanyol banyak menguasai bola, tetapi tidak terlalu menentukan dalam menciptakan peluang mencetak gol yang jelas, kecuali peluang Ferran di babak pertama. Tetapi ketika Lamine masuk, Anda bisa tahu: semua rekan setimnya mencarinya, mengoper bola kepadanya, dan Anda tahu sesuatu akan terjadi - umpan silang, lari di sayap, tembakan, apa pun. Ia menarik lebih banyak perhatian dari para bek," tuturnya.

Suarez juga menilai perkembangan Yamal selama turnamen berlangsung sangat pesat. Di usianya yang masih sangat muda, ia mampu menghadapi sorotan besar dari publik sepak bola dunia dengan cukup tenang.

"Ia adalah pemain yang terus berkembang sepanjang Piala Dunia. Lamine tahu sorotan tertuju padanya, meskipun ada beberapa pemain fantastis yang bersinar di turnamen ini, tetapi banyak mata tertuju padanya. Ia tahu itu dan menangani tanggung jawab itu dengan cukup baik," puji Suarez.

Dengan performa yang terus meningkat, Lamine Yamal memang digadang-gadang menjadi salah satu bintang masa depan sepak bola dunia. Namun, seperti yang disampaikan Suarez, perjalanan menuju puncak akan jauh lebih baik jika dijalani sebagai Lamine Yamal, bukan sebagai bayang-bayang Lionel Messi.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE