Google Maps Hadirkan Ask Maps di Indonesia, Bisa Bantu Rencanakan Perjalanan dengan AI

Google Maps Hadirkan Ask Maps di Indonesia, Bisa Bantu Rencanakan Perjalanan dengan AI
- (Dok. FREEPIK).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Google Maps menghadirkan fitur baru bernama Ask Maps bagi pengguna di Indonesia. Fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) ini memungkinkan pengguna mencari informasi lokasi sekaligus merancang perjalanan dengan bantuan teknologi Gemini.

Menurut siaran pers Google yang diterima di Jakarta pada Rabu, Ask Maps kini dapat digunakan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Dukungan terhadap berbagai bahasa lokal juga akan diluncurkan secara bertahap dalam beberapa minggu mendatang.

Ask Maps sebelumnya telah tersedia di 150 negara. Kehadirannya di Indonesia memberikan cara baru bagi pengguna untuk mengeksplorasi berbagai tempat, menemukan aktivitas menarik, hingga menyusun rencana perjalanan berdasarkan kebutuhan.

Dengan fitur percakapan tersebut, pengguna tidak harus sekadar mengetik nama lokasi. Mereka bisa memberikan pertanyaan atau permintaan yang lebih spesifik kepada Google Maps, seperti mencari tempat yang cocok untuk bersantai atau menyusun rute perjalanan dengan karakter tertentu.

Ask Maps Bisa Bantu Susun Rencana Perjalanan

Salah satu kemampuan utama Ask Maps adalah membantu pengguna merancang perjalanan secara lebih praktis. Pengguna dapat meminta rekomendasi berdasarkan aktivitas, durasi, hingga suasana tempat yang diinginkan.

Misalnya, pengguna bisa meminta Google Maps membuat rencana tur motor selama tiga jam dengan rute yang menawarkan pemandangan indah. Pengguna juga dapat mencari kafe yang tenang untuk mengobrol atau menemukan tempat lain sesuai kebutuhan.

Kemampuan tersebut membuat pencarian lokasi menjadi lebih fleksibel. Pengguna tidak hanya mendapatkan satu hasil pencarian, tetapi dapat berinteraksi dengan AI untuk menemukan pilihan yang lebih sesuai dengan permintaan.

Ask Maps juga dapat membantu pengguna mengeksplorasi berbagai destinasi ketika sedang berlibur. Mulai dari tempat kuliner, kawasan menarik untuk berfoto, hingga lokasi bersejarah dapat ditemukan melalui percakapan dengan fitur tersebut.

Terhubung dengan Informasi Pribadi Pengguna

Ask Maps tidak hanya mengandalkan informasi lokasi yang tersedia di Google Maps. Fitur tersebut juga didukung Personal Intelligence yang dapat terhubung dengan akun Gmail pengguna.

Dengan dukungan tersebut, AI dapat memahami preferensi pengguna berdasarkan informasi tertentu, seperti bukti reservasi hotel atau tiket penerbangan yang tersimpan di akun.

Kemampuan ini memungkinkan rekomendasi perjalanan menjadi lebih relevan dengan kebutuhan masing-masing pengguna. Misalnya, informasi perjalanan yang tersimpan di Gmail dapat membantu Ask Maps memberikan konteks ketika pengguna sedang mencari tempat yang bisa dikunjungi.

Meski demikian, fitur tersebut tetap dirancang untuk membantu pengguna mengeksplorasi berbagai pilihan berdasarkan informasi yang tersedia.

Google Ajak Masyarakat Jelajah Nusantara

Kehadiran Ask Maps di Indonesia juga bertepatan dengan kampanye Google bertajuk "Jelajah Nusantara, Lebih Dekat" untuk menyambut perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Melalui kampanye tersebut, Google mengajak masyarakat memanfaatkan layanan mereka untuk menemukan berbagai hal menarik di sekitar maupun mengenal lebih banyak wilayah di Indonesia.

Ask Maps dapat digunakan untuk mencari tempat kuliner legendaris ketika berlibur, menemukan gang dengan suasana estetik untuk mengabadikan momen, hingga mencari situs cagar budaya.

Kehadiran fitur AI tersebut membuat Google Maps tidak lagi hanya berfungsi sebagai aplikasi navigasi. Pengguna kini dapat memanfaatkannya sebagai pendamping untuk mencari inspirasi tempat dan menyusun rencana perjalanan.

Dengan dukungan Gemini, kemampuan percakapan, serta Personal Intelligence, Ask Maps diharapkan dapat membuat pengalaman menjelajah Indonesia menjadi lebih mudah dan personal bagi pengguna.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE