Tanker Malaysia-Thailand Sudah Melintas, Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz

Tanker Malaysia-Thailand Sudah Melintas, Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz
- (Dok. CNBC Indonesia).

JAKARTA, GENVOICE.ID - PT Pertamina (Persero) mengungkapkan bahwa dua kapal tanker miliknya hingga kini belum dapat melintasi Selat Hormuz, salah satu rute utama perdagangan minyak dan gas dunia.

Kedua kapal tersebut, yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, berada di bawah pengelolaan Pertamina International Shipping (PIS). Hingga saat ini, perusahaan masih melakukan negosiasi intensif dengan otoritas terkait agar kapal-kapal tersebut bisa segera mendapatkan izin melintas.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa pihaknya terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak berwenang. Ia menegaskan bahwa kondisi di kawasan tersebut masih berisiko tinggi bagi seluruh negara.

Situasi ini menjadi perhatian karena sejumlah kapal dari negara lain justru sudah mulai mendapatkan akses. Dalam perkembangan terbaru, tanker dari Malaysia dan Thailand dilaporkan telah berhasil melewati jalur strategis tersebut.

Menurut Baron, kendala yang dihadapi bukan hanya dialami Indonesia. Hampir semua negara menghadapi tantangan serupa, terutama terkait faktor keamanan yang masih menjadi pertimbangan utama otoritas setempat.

Selat Hormuz sendiri dikenal sebagai jalur vital bagi distribusi energi global. Gangguan terhadap akses di kawasan ini berpotensi memengaruhi rantai pasok minyak dan gas secara internasional, termasuk bagi Indonesia.

Meski demikian, Pertamina memastikan upaya diplomasi dan koordinasi terus dilakukan agar operasional pengiriman energi tetap berjalan lancar. Perusahaan juga terus memantau dinamika situasi guna mengambil langkah strategis yang diperlukan dalam waktu dekat.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE