Bintang K-Pop Chung Ha Menemukan Perjalanan Akhir di Mini Album Terbaru 'Alivio'
JAKARTA, GENVOICE.ID -Dalam dunia K-Pop yang terus berkembang, tidak banyak artis yang mampu melakukan reinvensi diri sebaik Chung Ha.
Dilansir dari The Hollywood Reporter, penyanyi solo berusia 29 tahun ini telah membuktikan dirinya sebagai bintang yang selalu tampil memukau, sebuah fakta yang sudah terlihat sejak sembilan tahun lalu ketika ia mengejutkan juri dan sesama kontestan Produce 101 dengan tarian audisinya yang luar biasa.
Dari sana, ia debut bersama grup sementara I.O.I sebelum akhirnya membangun karier solo yang sukses.
Lahir di Seoul dan besar di Texas, Chung Ha kembali ke Korea untuk mengejar impian bermusiknya. Sejak itu, ia menorehkan namanya sebagai salah satu solois paling dinamis di industri K-Pop, dengan deretan hits seperti Rollercoaster, Snapping, dan Gotta Go. Tahun lalu, ia membuat keputusan besar dengan meninggalkan agensinya dan bergabung dengan More Vision, label yang didirikan oleh Jay Park. Tak lama setelahnya, ia merilis single pertamanya di bawah naungan agensi baru, Eenie Meenie, yang menampilkan Hongjoong dari ATEEZ.
Kini, Chung Ha kembali dengan Alivio, mini album pertamanya dalam hampir tiga tahun. Album ini membawa tema melepaskan masa lalu dan melangkah maju, sebuah pesan yang tercermin dalam lagu utama Stress, yang mengajak pendengar untuk mencintai diri sendiri dan mengambil waktu untuk bersantai.
Dalam wawancara dengan The Hollywood Reporter, Chung Ha mengungkapkan perasaannya tentang perilisan album ini.
"Dua setengah tahun berlalu begitu cepat. Saya merasa sedikit gugup, sedikit tertekan, tapi juga sangat siap untuk melepaskan semuanya," ujarnya.
Meskipun banyak penggemarnya mengharapkan album penuh, Chung Ha merasa bahwa mini album adalah pilihan terbaik untuk saat ini.
"Saya senang bisa merilis mini album penuh setelah sekian lama. Rasanya sudah hampir lima hingga enam tahun sejak Flourishing keluar," katanya, merujuk pada album mini sebelumnya yang menampilkan lagu Snapping.
Proses pengerjaan Alivio dimulai setelah perilisan Eenie Meenie, dengan pendekatan yang lebih santai dan eksperimental. Chung Ha tidak ingin terburu-buru dan memilih mengeksplorasi berbagai kemungkinan dalam bermusik.
"Saya ingin lebih berani dan mencoba hal-hal baru. Saya merekam lagu demi lagu tanpa batasan kreatif. Pada akhirnya, setelah sepuluh lagu, saya bertanya pada diri sendiri, 'Apa yang ingin saya sampaikan?' Dan saya sadar, ini adalah refleksi dari emosi saya selama empat atau lima tahun terakhir. Itulah mengapa saya menamai album ini Alivio, yang berarti kelegaan dalam bahasa Spanyol," ungkapnya.
Tema Alivio tidak hanya tercermin dalam musiknya, tetapi juga dalam kehidupan pribadi Chung Ha. Ia melihat album ini sebagai bentuk penutupan dari perjalanan yang penuh tantangan dalam beberapa tahun terakhir.
"Saya ingin memberikan penutup yang baik untuk masa-masa sulit yang telah saya lalui. Saya selalu dikenal sebagai sosok yang bersinar dan kuat di atas panggung, tetapi di balik itu, saya juga memiliki sisi rapuh," katanya.
Dalam album ini, Chung Ha menunjukkan keterlibatan kreatif yang lebih besar, terutama dalam menulis lirik. Ia berkontribusi dalam empat lagu, termasuk Still A Rose, lagu penutup yang menurutnya menjadi simbol perpisahan sekaligus awal yang baru.
"Still A Rose adalah lagu yang sangat berarti bagi saya. Lagu ini berbicara tentang mencintai diri sendiri dan terus bertumbuh meskipun kita memiliki luka dan duri. Saya merasa ini adalah lagu yang sempurna untuk mengakhiri album ini, atau bahkan membuka babak baru dalam perjalanan musik saya," ujarnya.
Melalui Alivio, Chung Ha tidak hanya kembali dengan musik baru, tetapi juga dengan pemahaman yang lebih dalam tentang dirinya sendiri. Album ini menjadi bukti bahwa ia tidak hanya seorang bintang di atas panggung, tetapi juga seorang seniman yang terus berkembang, berani bereksperimen, dan siap menghadapi masa depan dengan penuh keyakinan.
0 Comments





- Brian James, Gitaris Pendiri The Damned Meninggal Dunia pada Usia 70 tahun
- Michael B. Jordan Optimis dengan Masa Depan Marvel, Berharap Film ‘Blade’ Segera Terwujud
- Masjid di East Yorkshire Gelar Iftar dan Doa Harian Selama Ramadan
- Rapper A$AP Rocky Dibebaskan dari Tuduhan Penembakan di Hollywood
- Prekuel Game "The Electric State" Siap Meluncur Tak Lama Setelah Filmnya Tayang di Netflix
- Penelitian Ungkap Kaitan Antara Peradangan Otak, Virus Herpes, dan Risiko Demensia
- David Kushner Batalkan Konser di Manchester Akibat Masalah Kesehatan Mental
- Blake Lively Muncul di SXSW untuk Premiere Another Simple Favor di Tengah Konflik Hukum dengan Justin Baldoni
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!