Cuaca Ekstrem Jakarta Pekan Ini, BMKG Peringatkan Hujan Lebat Sampai Minggu Depan Dan ASN Mulai WFH

Cuaca Ekstrem Jakarta Pekan Ini, BMKG Peringatkan Hujan Lebat Sampai Minggu Depan Dan ASN Mulai WFH
- (Dok. RRI).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Buat kamu yang punya rencana nongkrong atau ada agenda di luar ruangan dalam waktu dekat, mending siapin payung dan mental yang kuat deh, Gen. Pasalnya, kondisi langit di atas ibu kota diprediksi masih bakal terus-terusan mendung dan nggak bersahabat. Laporan terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan kalau wilayah Jakarta masih bakal terus diguyur hujan dengan intensitas yang nggak main-main, mulai dari skala sedang sampai yang bener-bener lebat, setidaknya sampai pekan depan. Hal ini tentu jadi alarm buat kita semua, apalagi buat para pejuang jalanan yang tiap hari harus nerjang aspal Jakarta.

Fenomena ini bukan sekadar hujan biasa, tapi ada pengaruh besar dari dinamika atmosfer yang lagi aktif banget di wilayah Asia. Kalau kamu ngerasa beberapa hari terakhir suhu udara jadi lebih dingin dan air turun nggak berhenti-berhenti, itu tandanya alam lagi ngasih sinyal kalau kita lagi ada di puncak musim hujan yang cukup ekstrem di awal tahun 2026 ini. Curah hujan yang tinggi ini otomatis bakal bikin banyak titik di Jakarta jadi rawan genangan dan banjir, yang ujung-ujungnya pasti bikin kemacetan lalu lintas makin parah dan nggak masuk akal. Pemerintah pun sudah mulai ambil langkah antisipasi biar warga nggak makin kesulitan di tengah cuaca yang lagi nggak menentu ini, Gen.

Penyebab dari cuaca yang lagi 'galau' ini dijelasin langsung sama Jatmiko, salah satu prakirawan cuaca dari BMKG. Ternyata, Jakarta lagi kena dampak dari yang namanya Monsun Asia. Buat yang belum tahu, Monsun Asia itu adalah sistem angin musiman skala gede yang berubah arah tiap enam bulan dan sekarang lagi ngebawa banyak banget massa udara basah ke arah Asia Tenggara, termasuk kita. Selain itu, ada juga gelombang dingin yang datang dari daratan Asia yang bikin pertumbuhan awan hujan jadi makin intens dan meluas di area Jakarta Raya.

"Sampai minggu depan, masih ada potensi hujan sedang hingga lebat di sebagian besar Jakarta Raya," ujar Jatmiko pada Sabtu kemarin.

Data dari BMKG juga cukup bikin melongo nih, Gen. Dalam 10 hari terakhir, Jabodetabek sudah kena hujan yang skalanya dari ringan sampai ekstrem. Rekor tertinggi sempat terjadi pada 18 Januari lalu dengan volume air mencapai 267 milimeter per hari. Bahkan pada Jumat kemarin, curah hujan sudah tembus 189 milimeter sampai sore hari. Makanya, nggak heran kalau banyak instansi pemerintah yang sekarang mulai ngasih kebijakan Work From Home (WFH) buat para pegawainya (ASN) biar mereka nggak perlu nekat nerjang cuaca ekstrem di jalanan.

Cuaca buruk ini ternyata nggak cuma mampir di Jakarta saja. BMKG ngingetin kalau wilayah selatan Indonesia lainnya, mulai dari Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, sampai Nusa Tenggara juga harus waspada. Kondisi ini diprediksi bakal bertahan sampai seminggu ke depan, jadi pastikan kamu selalu update info cuaca terbaru dan jaga kesehatan ya.

Gimana menurut Gen, apakah kebijakan WFH harusnya juga diberlakukan buat karyawan swasta biar kita nggak perlu kejebak macet dan banjir pas hujan lebat?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE