Cara Mengatasi Takut Naik Pesawat Buat Pemula: Tips Ampuh Usir Aviophobia Biar Traveling Makin Seru Tanpa Panik!

Cara Mengatasi Takut Naik Pesawat Buat Pemula: Tips Ampuh Usir Aviophobia Biar Traveling Makin Seru Tanpa Panik!
- (Dok. Pixabay).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Menjelajahi tempat-tempat baru atau traveling ke luar kota memang jadi dambaan banyak orang, tapi nggak bisa dimungkiri kalau perjalanan udara seringkali jadi tantangan tersendiri. Bagi sebagian orang, naik pesawat terbang bisa jadi pengalaman yang bener-bener bikin jantung berdegup kencang dan telapak tangan berkeringat dingin. Padahal kalau kita merujuk pada berbagai data dan penelitian, pesawat sebenarnya adalah moda transportasi yang paling aman di dunia jika dibandingkan dengan kendaraan darat seperti mobil pribadi, bus, atau bahkan kereta api. Tapi ya namanya juga perasaan, rasa cemas seringkali muncul tanpa diundang, terutama saat momen roda pesawat mulai melaju kencang di landasan pacu atau ketika guncangan turbulensi datang secara tiba-tiba di tengah awan. Ketakutan yang berlebihan ini biasanya disebut dengan istilah aviophobia.

Kondisi aviophobia ini nggak muncul begitu saja, Gen. Biasanya ada pemicu di baliknya, entah itu karena pernah punya pengalaman buruk pas terbang, terlalu sering nonton berita kecelakaan pesawat, atau merasa nggak berdaya karena nggak punya kendali saat berada di ketinggian ribuan kaki. Belum lagi buat kamu yang punya claustrophobia atau takut sama ruangan sempit, suasana kabin pesawat yang tertutup dan padat penumpang bisa bikin rasa sesak makin menjadi-jadi. Tapi jangan khawatir, kamu nggak sendirian kok dalam menghadapi masalah ini. Melansir dari laman Healthline, ada beberapa strategi jitu yang bisa kamu terapkan supaya perjalanan udara kamu jadi lebih santai dan nyaman.

Langkah pertama yang paling simpel adalah dengan mengontrol diri sendiri melalui teknik pernapasan. Saat rasa panik mulai menyerang, coba tarik napas dalam-dalam selama 4 detik, tahan sebentar, lalu keluarkan perlahan lewat mulut selama 6 detik. Lakukan gerakan ini berkali-kali sampai detak jantung kamu kembali normal. Sambil bernapas, kamu juga bisa membisikkan kalimat positif ke diri sendiri, misalnya dengan bilang kalau terbang itu aman dan semua bakal baik-baik saja.

Selain itu, sangat penting buat kamu mengalihkan perhatian dari rasa takut tersebut. Cobalah buat diri sesibuk mungkin di dalam pesawat. Kamu bisa dengerin playlist lagu favorit yang bikin mood naik, baca novel yang seru banget sampai lupa waktu, atau maraton film yang ada di layar hiburan pesawat. Main game atau ngisi teka-teki silang juga ampuh banget buat bikin otak kamu fokus ke hal lain selain ketinggian.

Meminimalisir gangguan dari sekitar juga jadi kunci. Kalau melihat awan dari balik jendela bikin kamu pusing, mendingan tutup saja jendela pesawatnya. Jangan lupa pakai headphone noise-canceling biar suara bising mesin pesawat nggak terdengar jelas di telinga. Kalau perlu, pakai masker mata biar kamu bisa tidur lebih nyenyak dan rileks selama perjalanan.

Sebelum hari keberangkatan, ada baiknya kamu juga melakukan persiapan mental. Meditasi atau mindfulness beberapa hari sebelumnya bisa bantu menenangkan pikiran. Jangan lupa hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh serta minuman berenergi sebelum terbang, karena zat-zat tersebut bisa bikin jantung berdebar lebih kencang dan malah bikin kamu makin gelisah. Kalau memang ketakutanmu soal ruang sempit, tips terbaik adalah memesan kursi di bagian lorong atau aisle agar kamu merasa punya ruang gerak yang lebih lega dan nggak merasa terhimpit. Dengan cara-cara ini, dijamin pengalaman terbang kamu bakal jauh lebih menyenangkan.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE