Qatar Kutuk Keras Serangan Iran ke Pangkalan AS Al Udeid, Nyatakan Siap Membalas

Qatar Kutuk Keras Serangan Iran ke Pangkalan AS Al Udeid, Nyatakan Siap Membalas
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Pemerintah Qatar secara resmi mengutuk serangan rudal yang diluncurkan Iran ke Pangkalan Militer Amerika Serikat Al Udeid yang terletak di wilayahnya, Senin malam waktu setempat.

Dilansir dari Antara, dalam pernyataan resminya, Qatar menyebut aksi Iran sebagai pelanggaran kedaulatan dan menegaskan memiliki hak untuk membalas secara setara.

"Negara Qatar mengecam keras serangan terhadap Pangkalan Udara Al Udeid oleh Garda Revolusi Islam Iran," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, melalui akun resmi di media sosial X.

Al Ansari menegaskan bahwa Qatar memandang serangan itu sebagai pelanggaran yang jelas terhadap kedaulatan Negara Qatar, ruang udaranya, hukum internasional, dan Piagam PBB.

Ia juga menambahkan, "Kami menegaskan bahwa Qatar memiliki hak untuk membalas secara langsung, dengan langkah yang setara sifat dan skalanya dengan agresi kurang ajar ini, sesuai dengan hukum internasional."

Lebih lanjut, juru bicara tersebut menyatakan bahwa pasukan militer Qatar dan sekutu, termasuk personel Amerika Serikat, telah dievakuasi dari pangkalan sebelum serangan terjadi, menyusul peningkatan ketegangan regional yang telah terpantau sebelumnya.

Sementara itu, militer Iran dalam pernyataan terpisah mengonfirmasi bahwa serangan rudal terhadap Pangkalan Al Udeid merupakan bagian dari respons terhadap serangan Amerika Serikat ke tiga fasilitas nuklir utama Iran: Fordow, Natanz, dan Isfahan.

Iran menyebut operasi tersebut sebagai bagian dari Operasi Bashayer Al-Fath atau "Berita Baik Kemenangan", dan menegaskan bahwa setiap negara yang mengizinkan wilayahnya digunakan untuk agresi terhadap Iran akan dianggap sebagai target sah.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, yang kian meluas melibatkan sekutu regional termasuk Qatar, memicu kekhawatiran baru akan konflik berskala lebih besar di kawasan Timur Tengah.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE