Film Horor DC Clayface Pimpin Box Office Amerika Utara, Raup Rp170 Miliar pada Hari Pertama
Clayface memuncaki box office Amerika Utara dengan pendapatan 10,4 juta dolar AS pada Jumat.
JAKARTA, GENVOICE.ID - Film horor terbaru DC, Clayface, langsung memimpin perolehan box office Amerika Utara pada hari pertama penayangannya. Film yang mengangkat kisah asal-usul salah satu musuh Batman tersebut meraup 10,4 juta dolar AS dari 3.458 bioskop pada Jumat dan diproyeksikan mengumpulkan 24 juta dolar AS hingga Minggu.
Mengutip Variety, film ini menawarkan pendekatan berbeda dibandingkan film DC yang lebih populer, seperti Superman dan Supergirl. Meski berpusat pada karakter antagonis yang lebih spesifik, Clayface berhasil menarik perhatian penonton melalui kisah horor yang menampilkan unsur kekerasan dan transformasi tubuh yang mengerikan.
Kisah Asal-Usul Clayface
Disutradarai James Watkins, Clayface mengisahkan Matt Hagen, seorang aktor yang tengah menanjak dalam kariernya dan diperankan Tom Rhys Harries. Setelah wajahnya mengalami kerusakan parah, Hagen menjalani prosedur medis eksperimental yang kemudian mengubah perjalanan hidupnya.
Film ini turut dibintangi Naomi Ackie, David Dencik, Max Minghella, dan Eddie Marsan. Kritikus Variety, Guy Lodge, menilai film tersebut memiliki karakter tersendiri melalui perpaduan berbagai genre dalam sebuah cerita yang berdiri sendiri.
Dalam ulasannya, Lodge menyebut Clayface sebagai film dengan pendekatan berbeda yang terasa segar, menghibur, sekaligus menjijikkan. Menurutnya, karakter dan konflik yang diperkenalkan mungkin akan terasa membosankan apabila dikembangkan menjadi waralaba, tetapi justru memberikan pengalaman menarik dalam format film tunggal.
Dari sisi biaya produksi, Clayface memiliki anggaran sekitar 44 juta dolar AS. Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Superman yang diproduksi dengan biaya hampir 230 juta dolar AS dan meraih pendapatan global 618,72 juta dolar AS selama penayangan bioskop pada 2025.
Sementara itu, Supergirl mencatat hasil yang kurang memuaskan dengan pendapatan sekitar 126 juta dolar AS dibandingkan anggaran produksi 170 juta dolar AS pada awal 2026. Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa film berbujet lebih rendah seperti Clayface memiliki kebutuhan pendapatan yang berbeda untuk mencapai hasil komersial yang baik.
Film Dokumenter A24 Tempati Posisi Kedua
Di posisi kedua, film dokumenter You Can See Everything produksi A24 meraih 6,14 juta dolar AS pada Jumat. Film yang disutradarai Lance Oppenheim dan melibatkan komedian Nathan Fielder tersebut diputar di 2.655 bioskop, meningkat dari 855 bioskop pada akhir pekan pembukaannya.
Film itu telah mengumpulkan pendapatan domestik sebesar 31,7 juta dolar AS dan diperkirakan menambah 20 juta dolar AS hingga Minggu. Ceritanya menghadirkan pendekatan satir terhadap Elizabeth Holmes, pendiri perusahaan teknologi kesehatan Theranos, dengan latar waktu sebulan sebelum dirinya memulai hukuman penjara 11 tahun terkait penipuan investor.
A24 juga berencana mengajukan film tersebut untuk berbagai kategori Academy Awards ke-99. Selain kategori film dokumenter terbaik, pengajuan yang direncanakan mencakup film terbaik, sutradara terbaik, sinematografi, desain produksi, penyuntingan, tata rias dan rambut, suara, desain kostum, serta musik orisinal.
Wildwood dan Wicker Masuk Lima Besar
Film animasi stop-motion Wildwood produksi Laika menempati posisi ketiga dengan pendapatan 4,28 juta dolar AS dari 2.942 bioskop pada Jumat. Film garapan Travis Knight yang menampilkan pengisi suara Carey Mulligan dan Jacob Tremblay itu diperkirakan meraih 11,2 juta dolar AS selama akhir pekan pembukaan.
Wildwood berkisah tentang seorang gadis remaja yang melakukan perjalanan bersama teman sekolahnya menuju hutan ajaib untuk mencari adiknya yang diculik. Meski memperoleh ulasan positif, film dengan anggaran produksi sekitar 100 juta dolar AS tersebut menghadapi kebutuhan pendapatan yang besar untuk menutup biaya produksinya.
Posisi keempat ditempati komedi romantis Wicker produksi Black Bear yang menghasilkan 2,36 juta dolar AS dari 1.471 bioskop pada Jumat. Film garapan Eleanor Wilson dan Alex Huston Fischer itu diproyeksikan memperoleh 5,5 juta dolar AS pada akhir pekan pembukaannya.
Dibintangi Olivia Colman, Peter Dinklage, Alexander Skarsgård, dan Elizabeth Debicki, Wicker mengisahkan seorang perempuan nelayan yang dikucilkan masyarakat dan meminta seorang pembuat keranjang membuatkan suami untuknya. Sementara itu, film aksi Street Fighter dari Legendary Entertainment berada di posisi kelima dengan pendapatan 2,34 juta dolar AS pada Jumat dan proyeksi tambahan 8,4 juta dolar AS hingga Minggu, yang akan membawa total pendapatannya menjadi 46,7 juta dolar AS.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!