Setelah 7 Hari Pencarian, 2 Korban KM Virgo Ditemukan Terjebak di Bangkai Kapal
Tim penyelam Basarnas Special Group menemukan dua korban meninggal dunia di dalam badan KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di perairan Masalembo, Laut Jawa.
JAKARTA, GENVOICE.ID - Tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) kembali menemukan dua korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Kalimantan Selatan. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terjebak di dalam badan kapal yang berada di dasar laut.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan penemuan dua korban tersebut merupakan hasil kerja tim SAR gabungan yang terus melakukan penyisiran terhadap bangkai kapal. Setelah berhasil dievakuasi dari dalam kapal, kedua jenazah langsung dibawa menuju Banjarmasin untuk menjalani proses identifikasi.
"Penemuan dua korban hari ini menjadi bagian dari kerja keras seluruh unsur SAR gabungan. Kami memastikan setiap korban yang ditemukan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur," kata Syafii, Senin (21/9/2026).
Dua Korban Ditemukan di Dalam Bangkai Kapal
Kedua korban yang ditemukan merupakan laki-laki dan berada di bagian dalam badan KM Virgo Transport 8. Tim penyelam BSG menemukan korban saat melakukan penyisiran di dalam bangkai kapal pada Minggu (20/9/2026).
Korban pertama ditemukan pada pukul 09.04 WITA, kemudian korban kedua ditemukan sekitar sembilan menit setelahnya pada pukul 09.13 WITA. Keduanya berhasil dikeluarkan dari dalam kapal yang berada di dasar laut untuk selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR.
Setelah diangkat dari lokasi tenggelamnya kapal, kedua jenazah dibawa menggunakan Helikopter HR-3601 milik Basarnas. Helikopter tersebut kemudian mendarat di Bandara Banjarmasin sekitar pukul 11.20 WITA.
Jenazah Langsung Dibawa untuk Identifikasi
Setibanya di Bandara Banjarmasin, kedua jenazah diserahterimakan kepada tim medis dan Disaster Victim Identification (DVI). Proses tersebut dilakukan untuk memastikan identitas korban sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga.
Basarnas memastikan proses identifikasi dilakukan sesuai prosedur yang berlaku sehingga identitas kedua korban dapat dipastikan secara resmi. Sementara itu, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang belum ditemukan.
Operasi SAR Masih Dilanjutkan
Syafii mengatakan operasi pencarian dan pertolongan masih terus dioptimalkan dengan mengerahkan armada utama SAR. Pada hari ketujuh pencarian atau H+1 setelah perpanjangan operasi, tim masih melakukan penyelaman dan pencarian di sekitar lokasi bangkai kapal.
"Proses pencarian masih tetap berjalan dioptimalkan dengan mengerahkan seluruh armada utama SAR pada hari ketujuh atau H+1 perpanjangan ini," ujar Syafii.
Sebelumnya, Basarnas memutuskan memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan terhadap korban KM Virgo Transport 8 selama tujuh hari. Perpanjangan tersebut dilakukan setelah masih terdapat 126 korban yang belum ditemukan dalam kecelakaan kapal yang terjadi di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu (13/9/2026).
Tim SAR gabungan kini masih berupaya menemukan korban lain dengan melakukan penyelaman serta penyisiran di sekitar bangkai kapal. Penemuan dua korban yang sebelumnya terjebak di dalam badan kapal menjadi bagian dari proses pencarian untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan dan dievakuasi.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!