Ozzy Osbourne Meninggal Dunia, Sang Kakak: "Kami Sempat Berharap Bisa Bertemu Minggu Ini"
JAKARTA, GENVOICE.ID - Dua kakak perempuan Ozzy Osbourne mengungkapkan bahwa mereka sempat berencana bertemu dengan sang legenda rock sebelum kabar duka itu datang. Jean Powell (85) dan Gillian Hemming (80) mengatakan kepada Mirror bahwa mereka terakhir melihat Ozzy saat penampilan perpisahannya bersama Black Sabbath di Birmingham, Inggris, awal bulan ini.
"Kami punya tempat khusus di stadion malam itu. Waktu aku melihat lautan manusia datang hanya untuk menonton adik kami, aku langsung menangis," kenang Jean. Ia juga sempat menerima pesan teks dari Ozzy saat ia melintasi Lodge Road - jalan tempat mereka tumbuh besar. "Dia bilang, 'Aku nggak nyangka orang-orang berjalan di jalan lama kita hanya untuk menontonku.' Dia benar-benar tersentuh," tambahnya.
Namun karena suasana konser yang begitu padat dan sibuk, mereka tak sempat berbincang lama. Ozzy sempat berjanji ingin kembali ke Birmingham. "Kami benar-benar berharap bisa bertemu dengannya minggu ini," kata Jean.
Gillian pun menambahkan bahwa walau tubuh Ozzy terlihat lemah dan sulit berdiri tegak karena kondisi kesehatannya, ia tetap melontarkan candaan seperti biasa. "Dia masih jadi Ozzy yang ceria. Tapi tetap saja sedih melihat dia dalam keadaan seperti itu," ucapnya.
Meski sang Prince of Darkness telah lama berjuang melawan berbagai penyakit, termasuk Parkinson, kematiannya tetap mengejutkan. "Kami dikabari lewat telepon pada hari Selasa. Padahal dia masih punya banyak rencana dan hal yang ingin dia lakukan," tutur Jean.
"Kami masih belum percaya dia sudah pergi. Tidak akan ada lagi telepon atau pesan dari dia," kata Gillian lirih. Menurut mereka, Ozzy selalu menyempatkan diri menghubungi setiap minggu untuk menanyakan kabar keluarga.
Kini, dari enam bersaudara keluarga Osbourne, hanya Jean, Gillian, dan saudara laki-laki mereka Paul yang masih hidup. Kedua kakak perempuan itu mengaku menghabiskan malam mengenang sosok adik mereka yang dikenal bukan hanya sebagai ikon musik, tetapi juga sebagai pribadi yang penuh cinta dan humor.
"Kami kehilangan bukan hanya musisi besar, tapi adik yang sangat kami sayangi," tutup Jean.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!