Tips Puasa Sehat, Rahasia Tetap Bugar Dan Aturan Minum Obat Biar Ibadah Ramadan Nggak Terganggu Penyakit

Tips Puasa Sehat, Rahasia Tetap Bugar Dan Aturan Minum Obat Biar Ibadah Ramadan Nggak Terganggu Penyakit
- (Dok. Freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Bulan Ramadan 2026 sudah berjalan, dan menjaga kondisi tubuh agar tetap prima adalah tantangan tersendiri bagi kita semua. Seringkali, semangat untuk beribadah tidak dibarengi dengan pemahaman cara mengelola pola makan dan kesehatan yang benar, sehingga badan malah jadi gampang lemas atau penyakit lama jadi kambuh. Menahan lapar dan haus selama belasan jam tentu mengubah metabolisme tubuh secara drastis, sehingga kita nggak bisa asal-asalan menyantap apa pun saat waktu berbuka tiba.

Masalah yang sering muncul adalah kebiasaan "balas dendam" dengan makan porsi kuli atau minum manis yang berlebihan, yang bukannya kasih energi malah bikin ngantuk dan perut begah. Belum lagi buat mereka yang punya riwayat penyakit tertentu dan harus rutin konsumsi obat; jadwal yang berubah seringkali bikin bingung kapan waktu terbaik untuk minum obat tanpa merusak puasa. Padahal, Ramadan seharusnya jadi momen buat badan kita reset dan jadi lebih sehat kalau kita tahu strateginya.

Supaya puasa kamu tahun ini nggak cuma dapet laper tapi beneran dapet manfaat sehat, ada beberapa panduan praktis yang wajib banget kamu terapkan setiap hari. Penasaran gimana cara mengatur jadwal minum air putih yang pas atau aturan main buat yang punya penyakit kronis? Yuk, simak tips lengkap dari pakar kesehatan yang sudah dirangkum biar kamu tetap strong sampai hari lebaran nanti, nih Gen.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari RSUD Hasri Ainun Habibie Gorontalo, dr. Taufik Ramadhan, memberikan peringatan penting buat masyarakat. Beliau menekankan bahwa kunci utama puasa yang aman adalah keseimbangan pola makan, hidrasi yang cukup, dan disiplin dalam mengatur jadwal obat bagi yang membutuhkan. Beliau menyampaikan:

"Bagi umat Islam yang sedang berpuasa selama bulan ramadhan, agar menjaga pola makan, juga mengatur jadwal minum obat bagi yang memerlukan, agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan aman dan tetap sehat," kata Taufik.

Manajemen Makan Saat Sahur Dan Berbuka

Menurut dr. Taufik, saat adzan maghrib berkumandang, sebaiknya jangan langsung makan besar. Awali dengan sesuatu yang ringan seperti kurma atau takjil manis lainnya, asalkan porsinya tetap dikontrol. Beliau mengingatkan untuk menghindari konsumsi gula yang lebay karena nggak bagus buat tubuh. Setelah salat maghrib, baru deh kamu bisa makan berat dengan menu gizi seimbang yang isinya lengkap ada protein, karbohidrat, lemak sehat, sampai vitamin dari sayur dan buah.

Untuk waktu sahur, aturannya tetap sama: perhatikan porsi dan jangan makan berlebihan sampai kekenyangan. Makan yang pas bakal kasih kamu energi yang stabil buat aktivitas seharian tanpa bikin perut terasa nggak nyaman.

Trik Hidrasi Dan Aturan Minum Obat

Masalah dehidrasi sering banget jadi musuh utama, apalagi kalau cuaca lagi panas-panasnya. dr. Taufik menyarankan kamu tetap memenuhi kuota delapan gelas air putih sehari dengan cara mencicilnya. Kamu bisa bagi waktu minumnya saat berbuka, setelah maghrib, sehabis tarawih, sebelum tidur, dan pastinya saat sahur. Dengan cara ini, kebutuhan cairan tetap terpenuhi tanpa bikin kembung dalam satu waktu.

Buat kamu yang harus minum obat rutin karena penyakit seperti diabetes atau darah tinggi, jangan asal ubah jadwal sendiri ya. Kamu wajib konsultasi dulu ke dokter buat menyesuaikan waktu minum obat selama Ramadan supaya kondisi kesehatanmu tetap stabil. Selain itu, biar makin bugar, kamu tetap boleh olahraga ringan menjelang buka atau setelah tarawih, ditambah dengan tidur yang cukup minimal enam sampai delapan jam setiap malam.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE