Blake Lively Tuding Justin Baldoni Bikin Perempuan Lain Tak Nyaman di Lokasi Syuting 'It Ends with Us'
JAKARTA, GENVOICE.ID -Drama di balik layar film It Ends with Us makin memanas. Blake Lively, pemeran utama sekaligus produser film ini, mengklaim bahwa dirinya bukan satu-satunya perempuan yang merasa tak nyaman dengan sikap Justin Baldoni selama proses syuting.
Baldoni, yang juga menjadi sutradara film tersebut, disebutkan membuat beberapa perempuan lain di lokasi merasa serupa.
Dalam gugatan yang diperbarui dan diajukan Selasa, (18/2) di New York, tim hukum Lively menyertakan tuduhan baru terhadap Baldoni dan mitra bisnisnya, CEO Wayfarer Studios, Jamey Heath.
Dokumenitu merinci insiden yang terjadi pada 2023, setelah Lively melaporkan "perlakuan yang tak diinginkan dan membuat tidak nyaman" kepada sejumlah pimpinan proyek. Salah satu anggota pemeran lain bahkan turut menyampaikan kekhawatannya terkait perilaku Baldoni yang dianggapnya merugikan jalannya produksi.
Menurut gugatan tersebut, Baldoni sempat merespons secara tertulis atas keluhan rekan kerjanya itu, mengakui adanya masalah dan berjanji untuk memperbaikinya.
Namun, menurut pihak Lively, perubahan yang dijanjikan tak pernah terwujud. Gugatan itu juga mengungkap ada perempuan lain di tim pemeran yang belakangan mengaku kepada Lively bahwa ia merasa tidak nyaman selama di lokasi syuting.
"Ms. Lively bukan satu-satunya yang mengangkat isu soal perilaku tidak pantas di lokasi syuting sejak lebih dari setahun sebelum film ini selesai diedit," ujar kuasa hukum Lively, Esra Hudson dan Mike Gottlieb, dalam pernyataannya yang dikutip dari CBS News pada Rabu, (19/2).
Mereka menegaskan bahwa gugatan yang diperbarui ini berisi bukti yang mendukung tuduhan tersebut, termasuk dugaan ancaman, pelecehan, dan intimidasi terhadap Lively maupun orang lain yang terlibat dalam produksi film.
Kasus ini mencuat ke publik sejak Desember 2025 lalu, ketika The New York Times merilis laporan soal tuduhan pelecehan seksual yang dilayangkan Lively terhadap Baldoni. Lively juga menuding Baldoni melakukan tindakan balasan setelah dirinya buka suara terkait situasi di lokasi syuting.
Merespons tuduhan tersebut, Baldoni melayangkan gugatan balik atas pencemaran nama baik terhadap Lively dan suaminya, Ryan Reynolds, dengan tuntutan sebesar 400 juta dolar AS. Baldoni menuding Lively melakukan pemerasan, fitnah, dan pelanggaran privasi.
Tim hukum Lively menuduh Baldoni dan timnya melakukan serangan balik melalui media sosial, yang berujung pada aksi perundungan siber yang ekstrem, tak hanya menargetkan Lively tapi juga keluarganya, para pemain lain, hingga saksi-saksi dalam kasus ini.
Dalam gugatan terbaru ini, nama Jed Wallace, pemilik firma PR Street Relations, juga muncul sebagai terdakwa. Lively menuding Wallace ikut mengatur kampanye hit untuk merusak reputasinya. Wallace membantah keras tuduhan itu dan telah mengajukan gugatan balik atas pencemaran nama baik.
Bryan Freedman, pengacara Baldoni, menyebut gugatan Lively hanya omongan tak berdasar dari pihak-pihak yang tak disebutkan namanya.
Freedman menegaskan bahwa kesaksian dan dokumen yang akan dihadirkan dalam persidangan nanti akan mengungkap fakta sebenarnya.
"Dokumen tidak pernah berbohong, tapi orang bisa. Kami yakin kesaksian para saksi akan membuka kebenaran soal siapa yang sebenarnya tidak jujur dalam kasus ini," tegas Freedman beberapa waktu lalu.
Lively berencana mengajukan permohonan untuk membatalkan dua gugatan pencemaran nama baik terhadapnya. Sidang perdana atas gugatan Baldoni dijadwalkan berlangsung pada Maret 2026.
0 Comments





- Kulit Bruntusan? Kenali Comedonal Acne dan Cara Ampuh Mengatasinya!
- Justin Theroux dan Nicole Brydon Menikah! Ini Detail Gaun Pengantin Rancangan Victoria Beckham
- Selena Gomez dan Benny Blanco Umumkan Album Kolaborasi Baru Berjudul ‘I Said I Love You First’
- Jennie BLACKPINK Umumkan Album Solo Debut ‘Ruby’, Ada Kolaborasi dengan Dua Lipa
- Marathon Film Pas Lebaran? Cek Harga Langganan Streaming Ini Biar Kantong Ga Jebol!
- Millie Bobby Brown Kejutkan Fans dengan Rambut Pink Bubblegum!
- Hujan Es di Afghanistan Tewaskan 36 Orang dan Puluhan Lainnya Terluka
- Cetak Sejarah! Lisa BLACKPINK Jadi Bintang K-Pop Pertama yang Manggung di Oscars
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!