Parfum Bisa Kadaluarsa? Ini Cara Untuk Mengetahuinya!

N
Nayla Shabrina
Penulis
Beauty
Parfum Bisa Kadaluarsa? Ini Cara Untuk Mengetahuinya!
- (Dok. The Fragrance World).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Buat kamu yang suka mengoleksi parfum dan sayang banget buat sering-sering pakai, ada kabar kurang menyenangkan nih, parfum ternyata bisa kadaluarsa!

Jadi, kalau kamu selama ini berpikir menyimpan parfum bertahun-tahun di lemari tanpa sering dipakai bisa bikin awet, justru sebaliknya. Semakin lama disimpan tanpa digunakan, parfum bisa mengalami oksidasi dan berubah aroma. Bahkan, cara penyimpanan yang salah bisa bikin wewangian favoritmu kehilangan karakternya lebih cepat dari yang seharusnya.

Nggak seperti makanan yang bisa membusuk atau basi, parfum mengalami perubahan dalam cara yang berbeda. Secara umum, parfum punya "masa hidup" sekitar satu hingga tiga tahun setelah dibuka. Tapi ada juga yang masih bisa bertahan hingga lima tahun tergantung dari formulasi dan cara penyimpanannya.

Dilansir dari Brydie, setelah lama disimpan, aromanya bisa berubah menjadi lebih asam, bahkan berbau plastik atau logam akibat oksidasi. Ini terjadi karena adanya terlalu banyak udara di dalam botol yang akhirnya mengubah struktur molekul parfum.

Jenis parfum juga mempengaruhi ketahanannya. Wewangian dengan kandungan alkohol tinggi cenderung bertahan lebih lama dibandingkan yang berbasis minyak atau tanpa alkohol.

Aroma berbasis kayu, amber, dan kulit juga lebih stabil dan bisa bertahan lebih dari tiga tahun. Sebaliknya, parfum dengan kandungan citrus atau patchouli cenderung lebih cepat berubah dan kehilangan karakter aslinya.

iklan gulaku

Cara Mengetahui Parfum Sudah Kadaluarsa

Gimana sih tanda-tanda kalau parfum kesayanganmu sudah nggak fresh lagi? Pertama, cek perubahan aroma pada top notes-nya. Biasanya, yang paling pertama berubah adalah aroma di lapisan atas parfum. Jika wanginya jadi aneh atau ada sensasi asam dan logam, kemungkinan besar parfummu sudah mengalami oksidasi.

Kedua, perhatikan warna cairannya. Jika parfum awalnya bening atau kekuningan dan tiba-tiba berubah jadi lebih gelap, bisa jadi parfum itu sudah nggak layak pakai.

Parfum yang sudah kadaluarsa memang sebaiknya nggak lagi digunakan langsung ke kulit karena bisa menyebabkan iritasi atau bahkan menodai pakaian. Kalau kamu masih ingin memanfaatkannya, coba semprotkan ke kain atau pakaian seperti scarf atau bagian dalam baju.

Tips Supaya Parfum Awet dan Tetap Segar

Biar parfum favoritmu tetap terjaga kualitasnya, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Jangan simpan di tempat yang terkena sinar matahari langsung karena cahaya bisa merusak molekul dalam parfum. Selain itu, hindari meletakkannya di kamar mandi atau tempat yang lembab karena panas bisa mempercepat perubahan kimia pada parfum.

Kalau mau lebih ekstrem, kamu bisa menyimpan parfum di dalam kulkas atau bahkan freezer! Tenang aja, parfum nggak akan membeku karena kandungan alkoholnya tinggi. Plus, menyemprotkan parfum yang baru keluar dari kulkas bakal kasih sensasi segar yang menyenangkan di kulit.

Kesalahan terbesar yang sering dilakukan banyak orang adalah terlalu sayang dengan parfum favoritnya sampai jarang dipakai. Padahal, semakin lama disimpan dan semakin banyak udara masuk ke dalam botol, semakin besar risiko oksidasi yang bikin parfum kehilangan karakter aslinya.

Jadi, daripada menunggu parfum berubah aroma, lebih baik pakai dan nikmati setiap semprotannya sebelum terlambat! Gimana, Gen? Masih mau menyimpan parfum lama-lama tanpa dipakai? Lebih baik pakai sekarang sebelum wanginya berubah!

  • Tag:
  • beauty
  • Beauty Trend
  • Parfum
  • Parfum Kadaluarsa
  • Kandungan Alkohol

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today
Contraflow Tol Japek Arah Jakarta Dihentikan Gegara Hal Ini
Rivaldi Dani Rahmadi