Mahasiswa Trisakti Bergerak ke DPR Bawa "Tritura", Tuntut Pemulihan Ekonomi hingga Supremasi Sipil

Mahasiswa Trisakti Bergerak ke DPR Bawa "Tritura", Tuntut Pemulihan Ekonomi hingga Supremasi Sipil
- (Dok. CNN Indonesia).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Ratusan mahasiswa Universitas Trisakti menggelar aksi menuju Gedung DPR RI di Jakarta Pusat pada Jumat (19/6). Massa berangkat secara konvoi menggunakan sepeda motor dengan pengawalan mobil komando dari kawasan kampus mereka di Grogol, Jakarta Barat.

Sebelum bergerak menuju lokasi aksi, para mahasiswa lebih dulu berkumpul di Tugu 12 Mei Reformasi yang berada di lingkungan Universitas Trisakti. Titik tersebut dikenal sebagai salah satu lokasi bersejarah yang berkaitan dengan peristiwa Reformasi 1998.

Para peserta aksi tampak mengenakan almamater berwarna biru tua. Mereka juga membawa berbagai atribut demonstrasi seperti spanduk, poster, dan bendera yang berisi pesan-pesan tuntutan kepada pemerintah.

Suasana semakin ramai ketika rombongan mahasiswa dari Universitas Esa Unggul melintas di depan kampus Trisakti. Kehadiran mereka turut mengajak massa Trisakti untuk segera bergerak menuju Gedung DPR RI.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa Trisakti mengusung tema "Tritura" atau Tiga Tuntutan Rakyat. Melalui tuntutan tersebut, mereka menyuarakan sejumlah isu yang dinilai perlu menjadi perhatian pemerintah.

Perwakilan mahasiswa sekaligus Menteri Luar Negeri Keluarga Mahasiswa Universitas Trisakti, Arief Rizquna, menjelaskan bahwa terdapat tiga poin utama yang dibawa dalam demonstrasi kali ini.

Tuntutan pertama berkaitan dengan pemulihan ekonomi dan politik secara nasional. Mahasiswa menilai kedua sektor tersebut perlu mendapatkan perhatian serius agar kondisi negara dapat semakin stabil dan berpihak kepada masyarakat.

Poin kedua adalah desakan untuk memberantas praktik inkompetensi di kalangan pejabat negara. Menurut mereka, kualitas tata kelola pemerintahan harus terus diperbaiki demi menghasilkan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran.

Sementara tuntutan ketiga menyoroti pentingnya pengembalian supremasi sipil. Mahasiswa menilai prinsip tersebut harus terus dijaga sebagai bagian dari nilai-nilai demokrasi yang menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Aksi mahasiswa ini juga berdampak pada arus lalu lintas di sekitar kawasan DPR RI. Sejumlah ruas jalan menuju kompleks parlemen dilaporkan mengalami perlambatan akibat meningkatnya aktivitas massa yang datang dari berbagai kampus.

Hingga sore hari, mahasiswa terus bergerak menuju Gedung DPR untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung. Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian demonstrasi yang dilakukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam menyuarakan sejumlah isu nasional.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE