"Barbie 2" Terancam Gagal, Margot Robbie dan Greta Gerwig Belum Sepakat dengan Warner Bros.

"Barbie 2" Terancam Gagal, Margot Robbie dan Greta Gerwig Belum Sepakat dengan Warner Bros.
- (Dok. Variety).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Masa depan "Barbie 2" masih belum jelas meski Warner Bros. memiliki alasan kuat untuk melanjutkan kesuksesan film pertamanya. Negosiasi antara studio dengan tim kreatif dan sejumlah pemeran utama disebut belum menemukan titik temu terkait kompensasi.

"Barbie" yang dirilis pada 2023 menjadi salah satu fenomena terbesar di industri film. Film garapan Greta Gerwig tersebut dibintangi Margot Robbie dan Ryan Gosling, serta berhasil meraup sekitar 1,447 miliar dolar AS atau setara Rp23,9 triliun dari box office global.

Kesuksesan komersial tersebut juga diikuti pencapaian di ajang penghargaan. "Barbie" memperoleh delapan nominasi Oscar dan membawa pulang penghargaan Best Original Song.

Dengan capaian tersebut, Warner Bros. disebut berupaya merealisasikan sekuelnya. Namun, menurut laporan Variety, studio dan pihak yang terlibat dalam film pertama belum mencapai kesepakatan mengenai paket kompensasi untuk proyek lanjutan.

Warner Bros. Sudah Enam Kali Ajukan Tawaran

Warner Bros. dikabarkan telah menyampaikan enam proposal kepada Greta Gerwig, Margot Robbie, Ryan Gosling, dan penulis Noah Baumbach. Tawaran terbaru disebut diajukan pada musim semi 2026 dan termasuk salah satu paket bayaran terbesar yang pernah ditawarkan studio kepada sutradara serta pemeran film.

Salah satu sumber bahkan menggambarkan tawaran tersebut sebagai "life-changing money". Meski demikian, nominal yang ditawarkan belum membuat kedua pihak mencapai kesepakatan.

Robbie, Gosling, dan Gerwig disebut menginginkan peningkatan pembayaran di muka sekaligus porsi keuntungan dari pendapatan film yang lebih besar. Mereka dikabarkan tidak meminta skema first-dollar gross, yakni sistem pembagian keuntungan berdasarkan pendapatan kotor sejak awal perolehan box office.

Perbedaan pandangan mengenai kompensasi tersebut membuat pengembangan "Barbie 2" belum dapat bergerak ke tahap produksi.

Hak "Barbie" Bisa Kembali ke Mattel

Waktu juga menjadi faktor penting dalam negosiasi antara Warner Bros. dan tim film pertama. Studio disebut hanya memiliki sekitar empat bulan untuk mencapai kesepakatan sebelum hak atas "Barbie" kembali kepada Mattel.

Jika kesepakatan tidak tercapai hingga batas waktu tersebut, Warner Bros. berpotensi kehilangan kesempatan untuk melanjutkan versi "Barbie" yang dikembangkan oleh Gerwig. Mattel juga disebut tidak dapat menggunakan elemen-elemen tertentu dari film pertama dalam proyek lanjutan, sehingga kemungkinan reboot secara keseluruhan dapat terbuka.

Gerwig dan Baumbach sebenarnya disebut telah memiliki gagasan untuk "Barbie 2". Namun, keduanya belum mengungkap detail mengenai cerita yang tengah dipertimbangkan.

Para Bintang Punya Proyek Lain

Ketidakpastian mengenai "Barbie 2" juga tidak berarti para pemain dan kreatornya berhenti bekerja. Greta Gerwig saat ini tengah mengembangkan "Narnia: The Magician's Nephew", sementara Margot Robbie memiliki proyek "Ocean's 11".

Ryan Gosling juga telah memiliki sejumlah proyek lain. Aktor tersebut dijadwalkan membintangi "Starfighter" dan sebelumnya dikabarkan berpotensi bergabung dengan Marvel Cinematic Universe sebagai Ghost Rider.

Bagi Warner Bros., kegagalan mencapai kesepakatan tentu dapat menjadi kehilangan besar mengingat pencapaian film pertama. Namun, hingga negosiasi mengenai kompensasi belum menemukan jalan keluar, kelanjutan "Barbie 2" masih berada dalam ketidakpastian.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE