Tren Kuno Body Gua Sha Jadi Rahasia Kulit Sehat dan Relaksasi Otot
Praktik pengobatan tradisional Tiongkok, body gua sha, telah digunakan selama ribuan tahun. Berawal sebagai pengobatan untuk nyeri dan penyakit, tren terbaru di dunia kecantikan kini mengadopsi body gua sha untuk perawatan tubuh secara menyeluruh.
"Asal usul gua sha bukan untuk tujuan kosmetik. Gua sha telah digunakan di Asia selama berabad-abad sebagai terapi untuk membantu mengobati penyakit," jelas ahli akupuntur di New York City, Dr. Mary Chiu seperti dikutip Glamour pada Senin, (13/1).
Melansir dari Glamour, belakangan ini gua sha banyak dikenal karena manfaatnya bagi kulit, seperti membentuk kontur atau tulang rahang pipi. Namun, apa sebenarnya arti gua sha?
Secara harfiah, istilah gua sha berarti 'mengikis pasir', karena tekniknya memperlihatkan gerakan mengikis yang sering meninggalkan bekas merah samar seperti pasir yang baru diratakan.
Meskipun alat gua sha untuk wajah bisa digunakan, banyak merek kini menciptakan versi yang lebih besar untuk tubuh. Plus, ukuran yang lebih besar membantu mempercepat proses karena permukaan tubuh jauh lebih luas dibandingkan wajah.
Berbeda dengan perawatan lain yang membutuhkan waktu lama untuk melihat hasilnya, manfaat body gua sha bisa langsung dirasakan. "Manfaat gua sha biasanya langsung terlihat. Banyak orang merasakan pengurangan nyeri dan peningkatan mobilitas setelah satu sesi," kata Dr. Chiu.
Selain mengurangi nyeri dan meningkatkan sirkulasi, Dr. Catie Wiggy, seorang ahli kecantikan, mengatakan bahwa gua sha sangat baik untuk lymphatic drainage dan meredakan ketegangan.
"Body gua sha bahkan dapat membantu mengatasi selulit, melepaskan fascia, dan merelaksasikan otot-otot anda," ujar Dr. Wiggy, dikutip Glamour, Senin, (13/1).
Lebih lanjut, Dr. Wiggy merekomendasikan memulai dengan kulit bersih, idealnya setelah mandi saat kulit hangat dan pori-pori terbuka. Jangan lupa menggunakan pelumas, seperti minyak pijat atau balm.
"Minyak dengan bahan-bahan seperti kafein, jahe, atau arnica dapat meningkatkan manfaatnya," lanjut Dr. Wiggy menjelaskan.
Bagi pemula, leher dan bahu adalah tempat yang bagus untuk memulai menggunakan gua sha. Gerakan gua sha mirip dengan teknik dry brushing-mengikuti arah serat otot. Misalnya, untuk otot trapezius, gerakan dilakukan dari pangkal tengkorak, turun ke bahu.
Dr. Chiu juga menyarankan tidak ada jumlah pasti berapa kali harus menggosok, tetapi empat hingga enam gerakan biasanya cukup. Ketika mulai muncul bekas "sha" (kemerahan mirip pasir), itu tandanya untuk berhenti. Jangan lanjutkan jika terasa menyakitkan, terutama di area tubuh yang sensitif.
0 Comments





- Netizen Kaget! Angga Yunanda dan Shenina Cinnamon Resmi Menikah
- Menjelajahi Keindahan Tersembunyi Hawaii Kai dan Hanauma Bay di Oahu
- Kebakaran Dahsyat di Korea Selatan, 18 Orang Tewas dan Ribuan Warga Mengungsi!
- Makeup Hingga Nail Art, Ini 5 Tren Kecantikan yang Diprediksi Mendominasi Tahun 2025
- Penulis Film The Summer I Turned Pretty Ungkap Kirim Surat untuk Minta Izin Pakai Lagu Taylor Swift
- Girl Group Hearts2Hearts Pecahkan Rekor, Debut Langsung Dominasi Hanteo Chart
- Teknologi AI DeepSeek Siap Geser Dominasi ChatGPT
- Pimple Patch Warna-Warni? Tren Skincare Remaja yang Justru Bikin Pede!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!