Flawless Luncurkan DeepEditor, Alat Editing Berbasis AI untuk Industri Film

D
Daniel R
Penulis
Techno
Flawless Luncurkan DeepEditor, Alat Editing Berbasis AI untuk Industri Film
- (Dok. The Index Project).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Perusahaan teknologi film berbasis AI, Flawless, resmi meluncurkan alat editing terbaru mereka, DeepEditor. Alat ini dirancang untuk memungkinkan pembuat film melakukan perubahan visual dan audio secara realistis tanpa perlu melakukan syuting ulang.

DeepEditor menawarkan berbagai fitur utama, termasuk pemindahan ekspresi aktor dari satu adegan ke adegan lain, pengubahan dialog tanpa mengubah adegan asli, serta sinkronisasi gerakan bibir agar sesuai dengan kata-kata baru. Selain itu, pengguna dapat memangkas dialog, menambahkan jeda, dan menyesuaikan tempo ucapan. Semua hasil edit tersedia dalam resolusi 4K.

Teknologi ini telah digunakan dalam film Fall, sebuah thriller bertahan hidup yang disutradarai oleh Scott Mann, salah satu pendiri Flawless. Dalam proyek ini, DeepEditor digunakan untuk menghapus kata-kata kasar dalam dialog guna menyesuaikan film dengan rating PG-13, sehingga dapat menjangkau audiens yang lebih luas.

Proses editing dilakukan dengan mengonversi wajah aktor menjadi model 3D, kemudian menggunakan jaringan saraf buatan untuk menganalisis dan merekonstruksi ekspresi serta gerakan bibir sesuai dengan dialog baru. Hasilnya, Fall berhasil memperoleh rating PG-13 dan meraih pendapatan sekitar 21 juta dolar dari modal produksi 3 juta dolar.

iklan gulaku

Selain menghadirkan inovasi dalam editing film, Flawless juga memperkenalkan Artistic Rights Treasury (A.R.T.), sebuah sistem yang memungkinkan aktor meninjau dan menyetujui perubahan berbasis AI sebelum diterapkan. Serikat aktor SAG-AFTRA telah memberikan dukungan terhadap langkah ini.

Scott Mann menyatakan bahwa teknologi ini dapat mengubah cara produksi film di masa depan. "DeepEditor memberikan fleksibilitas kreatif yang lebih luas dan tetap menghormati proses artistik di balik setiap film," ujarnya.

Dengan peluncuran DeepEditor, teknologi AI dalam industri perfilman diperkirakan akan semakin berkembang, memberikan efisiensi dalam produksi sekaligus menjaga kualitas visual dan naratif dalam karya sinematik.

  • Tag:
  • Techno
  • AI

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today
Contraflow Tol Japek Arah Jakarta Dihentikan Gegara Hal Ini
Rivaldi Dani Rahmadi