Hasil Persijap vs Dewa United, Kekalahan Pahit 0-3 Bikin Laskar Kalinyamat Makin Terpuruk Di Dasar Klasemen
JAKATRA, GENVOICE.ID - Malam yang sangat kelabu bener-bener menyelimuti Stadion Gelora Bumi Kartini saat Persijap Jepara menjamu Dewa United dalam lanjutan pekan ke-17 BRI Super League, Senin malam. Laga yang seharusnya jadi momen bangkit buat tim tuan rumah justru berubah jadi mimpi buruk yang bikin para suporter harus mengelus dada sepanjang pertandingan. Duel beda nasib ini bener-bener menunjukkan dominasi tim tamu yang tampil sangat pede sejak menit awal dimulai, Gen.
Tanpa ampun, Dewa United menghajar pertahanan Persijap lewat skema serangan yang sangat rapi dan efektif, membuat Laskar Kalinyamat nggak berkutik di hadapan publiknya sendiri. Kekalahan telak 0-3 ini makin memperpanjang rekor buruk mereka yang bener-bener bikin miris siapa pun yang melihatnya. Bayangkan saja, tim kebanggaan warga Jepara ini sekarang tercatat sudah gagal meraih poin penuh dalam 12 pertandingan secara berturut-turut di liga. Rekor tanpa kemenangan yang super panjang ini tentu saja jadi alarm bahaya yang sangat keras buat manajemen klub kalau mereka nggak mau makin terperosok dan hilang dari persaingan kasta tertinggi sepak bola Indonesia, Gen.
Pertandingan baru berjalan sembilan menit, Dewa United sudah langsung memberikan shock therapy lewat gol cepat Alexis Messidoro. Memanfaatkan assist dari Alex Martins, Messidoro dengan tenang menjebol gawang Sendri Johansah. Unggul 1-0 di awal laga bikin mental pemain Dewa United makin naik, sementara Persijap terlihat mulai panik dalam mengatur ritme permainan mereka sendiri.
Dominasi Messidoro dan Alex Martins yang Mematikan
Kolaborasi antara Messidoro dan Alex Martins bener-bener jadi momok menakutkan buat lini belakang Persijap yang dikawal Elvis Sakyi dan Diogo Brito. Pada menit ke-40, keduanya kembali unjuk gigi lewat kerja sama satu-dua yang cantik. Kali ini giliran Messidoro yang kasih assist buat gol yang dicetak Alex Martins. Skor pun berubah jadi 2-0 dan bertahan sampai waktu istirahat tiba.
Memasuki babak kedua, pelatih Divaldo Alves mencoba melakukan perubahan strategi dengan memasukkan Wahyudi Hamisi dan Fikron Afriyanto buat memperkuat lini tengah. Permainan Persijap emang sempat terlihat sedikit berkembang, tapi sayangnya Dewa United terlalu tangguh malam itu. Baru empat menit babak kedua berjalan, tepatnya di menit ke-49, Stefano Lilipaly sukses memperlebar jarak setelah menerima umpan matang dari Alex Martins. Skor 3-0 ini praktis membunuh semangat juang tim tuan rumah.
Rekor Kelam 12 Laga Tanpa Kemenangan
Meskipun Dewa United punya banyak peluang lain buat menambah pundi-pundi gol, skor 3-0 tetap bertahan sampai peluit akhir dibunyikan. Kemenangan ini membawa tim asuhan Jan Olde Riekerink naik ke posisi ke-11 klasemen sementara dengan raihan 20 poin. Dewa United menunjukkan kalau mereka adalah tim yang sangat efisien dalam memanfaatkan setiap celah di pertahanan lawan.
Di sisi lain, kondisi Persijap Jepara bener-bener sangat mengkhawatirkan karena mereka kini sah jadi juru kunci alias berada di dasar klasemen dengan cuma mengantongi sembilan poin dari 17 pertandingan. Angka 12 laga tanpa kemenangan secara beruntun adalah fakta yang sangat pahit buat diterima oleh seluruh elemen tim. Kalau nggak ada perubahan drastis dalam waktu dekat, posisi mereka di BRI Super League bener-bener terancam banget, Gen.
Menurut Gen, apakah masalah utama Persijap Jepara ini ada di kualitas pemain yang kurang merata atau emang strategi pelatih yang sudah nggak cocok lagi buat hadapin kerasnya liga musim ini?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!