Hasil PSM Makassar vs Dewa United, Drama Kartu Merah dan Gol Telat Bikin Juku Eja Tumbang di Kandang Sendiri
JAKARTA, GENVOICE.ID - Laga panas di Stadion BJ Habibie, Parepare, benar-benar berakhir di luar dugaan banyak orang. Pertempuran sengit yang mempertemukan PSM Makassar dengan Dewa United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pada Sabtu, 14 Februari 2026, menjadi mimpi buruk bagi tim tuan rumah. Stadion yang biasanya angker bagi lawan justru menjadi saksi bisu keberhasilan pasukan Banten Warriors mencuri poin penuh dengan cara yang sangat dramatis.
Sejak peluit pertama dibunyikan, atmosfer pertandingan sudah terasa sangat intens, dengan jual beli serangan yang bikin penonton nggak bisa duduk tenang. Namun, puncak ketegangan baru benar-benar pecah di 15 menit terakhir waktu normal, di mana sebuah insiden fatal mengubah jalannya sejarah pertandingan sore itu. Tim tamu yang awalnya kesulitan menembus pertahanan kokoh Juku Eja, tiba-tiba mendapatkan angin segar setelah wasit mengeluarkan keputusan kontroversial yang bikin tim asuhan Tomas Trucha harus pincang di sisa laga.
Kejadian ini seolah menjadi titik balik yang meruntuhkan mental para pemain tuan rumah yang sudah berjuang mati-matian sejak awal laga. Buat kamu yang nggak sempat nonton, pertandingan ini benar-benar memberikan pelajaran bahwa dalam sepak bola, konsentrasi di menit-menit akhir adalah segalanya, nih Gen.
Kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0 ini sukses membawa Dewa United meroket ke posisi 9 klasemen sementara dengan raihan 27 poin. Sementara itu, kekalahan menyakitkan di depan pendukung sendiri membuat PSM Makassar harus rela tertahan di peringkat ke-13 dengan koleksi 23 poin, nih Gen.
Jual Beli Serangan Sejak Babak Pertama
Pada awal pertandingan, PSM Makassar sebenarnya tampil sangat garang dengan memberikan pressing tinggi ke lini pertahanan lawan. Jacques Medina hampir saja membawa keunggulan di menit ke-9 kalau saja sepakan kerasnya tidak dimentahkan oleh kiper Dewa United, Sonny Stevens. Dewa United juga sempat memberikan perlawanan lewat Alex Martins di menit ke-18, tapi gol tersebut langsung dianulir wasit karena sudah terjebak posisi offside.
Kedua tim terus berusaha mencari celah. Sheriddin Boboev dari kubu PSM dan Ricky Kambuaya dari Dewa United sama-sama menebar ancaman lewat tendangan jarak jauh yang sayangnya masih belum menemui sasaran. Hingga turun minum, papan skor tetap menunjukkan angka kacamata alias 0-0.
Kartu Merah VAR dan Petaka di Menit Akhir
Memasuki babak kedua, kendali permainan mulai beralih ke tangan anak asuh Jan Olde Riekerink. Petaka bagi PSM Makassar akhirnya tiba di menit ke-75. Setelah meninjau VAR, wasit memutuskan memberikan kartu merah langsung kepada Victor Luiz karena dianggap menginjak pergelangan kaki Ricky Kambuaya. Bermain dengan 10 orang membuat koordinasi pertahanan Juku Eja mulai goyah.
Tekanan bertubi-tubi dari Taisei Marukawa dan kawan-kawan akhirnya membuahkan hasil tepat di menit ke-90. Vico melepaskan tendangan bebas melengkung yang masuk ke pojok gawang tanpa bisa dihalau oleh Reza Arya Pratama. Tertinggal satu gol bikin PSM mencoba bermain lebih terbuka untuk menyamakan kedudukan, tapi celah ini justru dimanfaatkan dengan sempurna oleh Alex Martins di menit 90+4. Lewat skema serangan balik, Alex yang berdiri bebas sukses mengunci kemenangan 2-0 bagi Dewa United.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!