Banjir Jakarta Utara Makin Parah, Puluhan Mesin Pompa Raksasa Dikerahkan Buat Sedot Genangan Ekstrem

Banjir Jakarta Utara Makin Parah, Puluhan Mesin Pompa Raksasa Dikerahkan Buat Sedot Genangan Ekstrem
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar kurang enak datang dari wilayah pesisir ibu kota karena Jakarta Utara lagi dikepung banjir cukup parah pada Senin ini, Gen. Curah hujan yang turun bener-bener di luar nalar sampai bikin sistem saluran air atau drainase yang ada nggak sanggup lagi menampung air yang datang terus-terusan. Situasi darurat ini bikin Pemerintah Kota Jakarta Utara harus gerak cepat supaya aktivitas warga nggak lumpuh total akibat genangan yang muncul di mana-mana.

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat, langsung turun tangan memerintahkan seluruh jajaran terkait buat menyiagakan semua alat tempur penghalau air, mulai dari mesin pompa raksasa sampai personel di lapangan yang siap siaga 24 jam. Tujuannya cuma satu, yaitu supaya air cepet surut dan kalian bisa beraktivitas normal lagi tanpa harus terhambat drama banjir. Pihak pemerintah mengklaim sudah bekerja sangat keras buat mengoptimalkan semua peralatan yang mereka punya biar titik-titik genangan yang mengganggu mobilitas bisa segera hilang dari jalanan utama maupun pemukiman warga, Gen.

Meskipun wilayah utara identik sama banjir rob, tapi kali ini penyebabnya beda banget. Dilansir dari Antara, menurut penjelasan dari Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara, Heria Suwandi, banjir yang terjadi hari ini murni karena faktor alam berupa cuaca ekstrem. Intensitas hujan dilaporkan menembus angka lebih dari 150 milimeter, yang mana angka ini sudah masuk kategori sangat tinggi buat kapasitas drainase kota.

"Banjir atau genangan hari ini murni disebabkan oleh curah hujan ekstrem yang merata di seluruh kecamatan Jakarta Utara. Ini bukan karena adanya pasang air laut," kata Heria dengan tegas buat meluruskan asumsi warga.

Perang Melawan Air Pakai Puluhan Pompa Mobile

Demi memenangkan pertempuran melawan genangan ini, Suku Dinas SDA nggak main-main dalam mengerahkan armada mereka. Tercatat ada 50 stasiun pompa yang tersebar di 17 lokasi rumah pompa di seluruh Jakarta Utara yang sekarang posisinya lagi beroperasi secara penuh alias nonstop. Nggak cuma ngandelin pompa yang sudah ada di bangunan permanen, mereka juga menurunkan bantuan tambahan berupa 16 unit pompa bergerak atau pompa mobile yang bisa dipindah-pindah ke lokasi yang genangannya paling bandel buat disurutkan.

Heria memastikan kalau semua alat itu sudah bekerja maksimal buat narik air keluar dari jalanan. Dia juga nggak bosen-bosen ngingetin warga supaya tetap waspada kalau sewaktu-waktu hujan balik lagi dengan intensitas yang sama kuatnya.

"Seluruh pompa sudah beroperasi. Kami terus memantau dan melakukan penanganan secara maksimal. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati," kata dia. Jadi, buat kalian yang harus banget keluar rumah atau lagi di jalan, tetap fokus dan hati-hati sama lubang yang mungkin ketutup air ya, Gen!

Menurut Gen, apakah menurut kalian jumlah mesin pompa yang ada sekarang sudah cukup buat ngadepin cuaca yang makin nggak menentu kayak sekarang, atau Jakarta Utara butuh solusi yang lebih permanen lagi?

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE