Banjir Di Daan Mogot Bikin Jakarta Barat Lumpuh Total, Kemacetan Parah Mengular Sampai 4 km Malam Ini!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar buruk buat kalian yang baru mau pulang kerja atau lagi ada urusan di wilayah Jakarta Barat, karena Senin malam ini kawasan Jalan Daan Mogot, Cengkareng, bener-bener lagi nggak bersahabat, Gen. Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, genangan air yang cukup tinggi masih menutup sebagian besar jalanan utama dan bikin arus lalu lintas macet total alias stag. Bencana banjir lokal ini bener-bener bikin frustrasi karena selain airnya yang nggak kunjung surut, volume kendaraan pas jam pulang kantor lagi tinggi-tingginya.
Banyak pengendara yang harus terjebak dalam antrean panjang selama berjam-jam tanpa ada celah buat bergerak maju. Kondisinya makin parah karena banyak motor yang mencoba nekat menerobos banjir tapi akhirnya malah mogok di tengah jalan dan terpaksa didorong sampai ke area yang lebih kering. Meskipun hujan sebenarnya sudah berhenti sejak siang tadi, tapi debit air yang terlalu besar bikin jalanan ini masih menyerupai kolam cokelat yang sangat menghambat aktivitas warga. Buat kalian yang mau melintas, mending cari jalur alternatif lain deh daripada harus emosi di tengah jalan karena kemacetan ini bener-bener menguji kesabaran banget malam ini, Gen.
Sampai pukul 18.00 WIB, titik air paling parah terpantau mulai dari area Halte Jembatan Gantung sampai terus mengarah ke Halte Jembatan Baru. Lokasi paling kritis ada di depan Mitsubishi Daan Mogot, di mana ketinggian air mencapai sekitar 20 cm, terutama di bagian sisi kiri jalan. Karena sisi kiri dalam banget, otomatis semua kendaraan, mulai dari motor sampai truk, numpuk di sisi kanan jalan yang posisinya lebih tinggi. Hal inilah yang jadi pemicu utama penyempitan jalur yang bikin macet nggak gerak.
Kemacetan Horor Sampai 4 Kilometer
Buntut dari numpuknya kendaraan di satu sisi jalan ini bener-bener horor, Gen. Antrean kendaraan dilaporkan mengular sampai sejauh 4 kilometer, mulai dari depan SMK Telkom sampai ke area Rusun Pesakih. Bayangkan saja, kendaraan roda dua, mobil pribadi, truk logistik besar, sampai bus TransJakarta semuanya terjebak di titik yang sama. Kadang-kadang kendaraan hampir nggak bergerak sama sekali dalam waktu yang cukup lama.
Petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) sebenarnya sudah bersiaga di lokasi dan berusaha keras mengoperasikan mesin pompa untuk membuang air ke Kali Mookervart. Tapi sayangnya, karena airnya emang lagi meluap banget, genangan tetap bertahan meski pompa sudah bekerja maksimal.
Jalur TransJakarta Jebol dan Motor Banyak yang Mogok
Saking parahnya macet di jalur reguler, banyak kendaraan pribadi yang nekat masuk ke jalur khusus TransJakarta. Hasilnya, jalur busway yang harusnya bebas hambatan pun ikut-ikutan terkunci dan macet parah. Suasana makin semrawut saat beberapa pengendara motor yang maksa lewat sisi kiri jalan akhirnya harus pasrah karena mesin motornya mati akibat kemasukan air. Mereka terpaksa mendorong motor di tengah genangan sampai ketemu titik aspal yang kering.
Banyak pengendara yang sudah paham situasi akhirnya memilih buat putar balik atau mengambil jalan pintas lewat jalan di seberang Kali Mookervart buat menghindari jebakan banjir ini. Kalau kalian masih di kantor atau di rumah dan ada rencana lewat sini, sangat disarankan buat cek maps dulu atau cari jalan tikus supaya nggak terjebak di tengah lautan kendaraan ini, Gen!
Menurut Gen, apakah sistem drainase di wilayah Jakarta Barat ini emang sudah perlu dirombak total supaya kejadian macet parah gara-gara banjir kayak di Daan Mogot ini nggak terus terulang tiap kali hujan turun?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!