Sinopsis Film Horor Backrooms, Teror Labirin Viral A24 yang Siap Tayang di Bioskop

Sinopsis Lengkap Backrooms: Misteri Hilangnya Pasien Terapis di Dimensi Lain

Sinopsis Film Horor Backrooms, Teror Labirin Viral A24 yang Siap Tayang di Bioskop
Backrooms. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID -Dunia perfilman global tengah dihebohkan oleh kehadiran film horor psikologis terbaru produksi A24 yang berjudul Backrooms.

Diadaptasi langsung dari serial web viral di YouTube karya Kane Parsons (Kane Pixels), film ini mengangkat konsep fobia ruang hampa (liminal spaces) yang selama beberapa tahun terakhir ramai diperbincangkan di platform Reddit dan TikTok.

Bagi Gen yang penasaran dengan kisah lengkap dari fenomena internet yang sukses menembus layar lebar ini, berikut adalah sinopsis film Backrooms beserta jadwal tayang resminya di bioskop Indonesia.

Sinopsis Film Backrooms: Terjebak di Ruang Dimensi Lain

Alur cerita Backrooms berpusat pada kehidupan Clark (diperankan oleh Chiwetel Ejiofor), seorang pemilik toko furnitur yang sedang berjuang keras mengatasi ketergantungannya pada alkohol di tengah badai perceraian rumah tangganya.

Suatu hari, ketika sedang memeriksa masalah instalasi listrik di gudang bawah tanah miliknya, Clark dikejutkan oleh kemunculan celah dinding misterius. Rasa penasaran membawanya melangkah masuk ke dalam sebuah dimensi asing yang menyerupai labirin raksasa tanpa ujung.

Di dalam ruangan bercat kuning kusam yang monoton tersebut, Clark mendapati tumpukan furnitur acak yang aneh, mulai dari meja, kursi, hingga laci, serta dengungan suara asing yang terus menggema.

Clark kemudian menceritakan pengalaman ganjil ini kepada dokter terapisnya, Dr. Mary Kline (Renate Reinsve). Lantaran sang dokter awalnya tidak memercayai cerita tersebut, Clark bertekad membuktikannya.

Ia mengajak asisten tokonya, Kat (Lukita Maxwell), dan pacar Kat, Bobby (Finn Bennett), untuk kembali masuk ke dalam Backrooms dengan membawa kamera dokumentasi.

Namun, pembuktian itu berubah menjadi mimpi buruk yang mengancam nyawa ketika sosok-sosok entitas mengerikan mulai memburu mereka. Di tengah situasi kacau saat Clark dan yang lainnya mendadak hilang secara misterius, Dr. Mary Kline akhirnya terpaksa menyusul masuk ke dalam labirin lintas dimensi yang tidak diketahui tersebut demi menyelamatkan pasiennya.

Cetak Rekor Fantastis dan Dobrak Box Office Global

Selain menyuguhkan premis yang mencekam, Backrooms berhasil mencatatkan sejarah baru di industri bioskop. Film horor orisinal ini sukses melampaui semua prediksi pengamat dengan meraup pendapatan sebesar US$81 juta di pasar domestik Amerika Utara dan US$118 juta secara global hanya dalam akhir pekan perdana penayangannya.

Pencapaian luar biasa ini menobatkan Backrooms sebagai film dengan debut tersukses sepanjang sejarah rumah produksi A24, mengalahkan rekor film Civil War (2024).

Kesuksesan ini juga menobatkan sutradara muda Kane Parsons sebagai sineas termuda dalam sejarah yang berhasil menempatkan film debutnya di peringkat pertama box office, mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Josh Trank lewat film Chronicle (2012).

Meskipun proyek sekuelnya belum diumumkan secara resmi, Parsons sudah memberikan sinyal kuat bahwa fenomena Backrooms ini berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi sebuah waralaba film horor baru di masa depan.

Transformasi Backrooms dari sekadar video fiksi pendek di YouTube menjadi sebuah mahakarya layar lebar yang sukses merajai bioskop membuktikan bahwa ide orisinal dari kreator internet kini memiliki daya tarik yang sangat masif.

Bagi Gen para pencinta ketegangan psikologis dan konsep liminal spaces, film Backrooms dijadwalkan akan resmi meneror bioskop-bioskop di Indonesia mulai Jumat, 12 Juni 2026.

Bagaimana tanggapanmu mengenai sinopsis film ini? Apakah kamu berani menyaksikan langsung kengerian labirin kuning tanpa ujung ini di layar bioskop? Yuk, tuliskan pendapatmu dan ajak teman nontonmu di kolom komentar!

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE