Staf Bersihkan Barang yang Disentuh Kim Jong-un Saat Bertemu Vladimir Putin, Apa Alasan Dibaliknya?
Dari Sandaran Kursi hingga Toilet Pribadi, Ini Alasan di Balik Keamanan Ekstrem Kim Jong-un
JAKARTA, GENVOICE.ID - Ada kejadian yang bikin tanda tanya ketika Pemimpin Korut Kim Jong-un bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing, China.
Acara ini berlangsung di sela-sela parade militer untuk memperingati 80 tahun Victory Day, sebuah acara besar yang dipimpin langsung oleh Presiden China, Xi Jinping. Tapi, di balik megahnya acara, ada momen unik yang terekam kamera dan langsung jadi sorotan.
Setelah negosiasi selesai, dua staf pribadi Kim Jong-un langsung beraksi. Mereka dengan teliti membersihkan semua barang yang disentuh oleh Kim. Aksi ini nggak main-main, lho.
Seorang reporter Rusia sampai merilis video yang memperlihatkan staf-staf ini mencuci bersih sandaran kursi, sandaran tangan, dan bahkan meja kopi yang berada di dekat Kim. Gelas bekas Kim minum pun tak luput, langsung dibawa pergi.
Operasi Rahasia Demi Jaga Kesehatan Kim Jong-un
Kenapa harus seribet itu, sih? Ternyata, aksi "bersih-bersih" ini bukan karena Kim Jong-un jorok, melainkan bagian dari kebijakan keamanan super ketat. Menurut beberapa analis, tindakan ini bertujuan untuk mencegah mata-mata asing mengumpulkan sampel atau petunjuk tentang kesehatan Kim.
Nggak cuma itu, kantor berita Reuters juga melaporkan bahwa ini adalah cara untuk menyembunyikan petunjuk tentang kondisi kesehatan sang Pemimpin Korea Utara yang sering jadi spekulasi.
Gokilnya, ini bukan pertama kali terjadi. Surat kabar Nikkei dari Jepang pernah melaporkan kalau Kim Jong-un sampai membawa toilet pribadinya sendiri di dalam kereta setiap kali bepergian ke Beijing.
Langkah ini juga demi memastikan tidak ada jejak yang bisa dimanfaatkan oleh pihak luar untuk menganalisis kondisi kesehatannya.
Strategi Turun-temurun dari Sang Ayah
Menurut pengamat Korut, Michael Madden, praktik unik ini sudah turun-temurun dari ayah Kim Jong-un, Kim Jong-il. "Toilet khusus dan kantong sampah berisi limbah, bahkan puntung rokok, diwajibkan ada agar badan intelijen asing, bahkan yang bersahabat sekalipun, tidak mengambil sampel dan mengujinya," kata Madden.
Dia menjelaskan, dengan menganalisis sampel DNA dari rambut, kulit, atau sisa metabolisme, pihak asing bisa mendapatkan wawasan tentang kondisi medis apa pun yang memengaruhi Kim Jong-un.
Itulah sebabnya, semua jejak kehadiran, bahkan yang paling kecil sekalipun, harus benar-benar musnah. Jadi, seketat itu lho pengamanan buat Pemimpin Korea Utara ini. Bagaimana menurut Gen? Komen di kolom komentar ya!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!