Gempar di Pejaten Barat! Usai Teriakan Dini Hari, Terapis Muda Tewas Misterius di Lahan Kosong Jaksel
Misteri Terapis Tewas di Pejaten Barat: Saksi Dengar Teriakan Pecah Pukul 4 Pagi, Polisi Tunggu Hasil Autopsi RS Kramat Jati
JAKARTA, GENVOICE.ID - Heboh di Jaksel! Kawasan Pejaten Barat mendadak geger di dini hari setelah seorang terapis muda ditemukan tewas misterius di lahan kosong.
Suasana tenang mendadak pecah pada Kamis (2/10/2025) dini hari setelah seorang perempuan muda ditemukan tewas di lahan kosong, tepatnya di belakang Gedung TIKI, Jalan H. Tutty Alawiyah.
Penemuan jasad perempuan tanpa identitas ini berawal dari teriakan pecah yang didengar saksi sekitar pukul 04.00 WIB.
Polisi memastikan korban diduga berprofesi sebagai terapis dan saat ini masih menunggu hasil autopsi RS Polri Kramat Jati untuk mengungkap penyebab pasti kematian yang tragis ini. Barang bukti seperti selendang, dompet, dan dua ponsel (iPhone dan Vivo) ditemukan di lokasi.
Misteri Kematian Terapis di Lahan Kosong
Korban, yang belum diketahui identitas resminya, ditemukan dalam kondisi yang cukup mengenaskan. Ia tergeletak terlentang dengan posisi kaki miring ke kanan. Berdasarkan penyelidikan awal, polisi menduga bahwa sehari-hari korban bekerja sebagai terapis.
Di lokasi penemuan jasad, polisi menemukan beberapa barang bukti yang penting, termasuk kain selendang serta dompet kecil yang berisi dua unit ponsel, yakni iPhone dan Vivo.
Teriakan Mencekam Pukul 4 Pagi
Penemuan jasad ini bermula dari kejadian yang cukup mencekam. Sekitar pukul 04.00 WIB, salah satu penghuni ruko Pejaten Office Park mengaku sempat mendengar teriakan perempuan yang sangat keras. Mendengar kegaduhan tersebut, penghuni ruko itu segera memberitahu pihak sekuriti untuk melakukan pengecekan di lokasi sumber suara.
Saat sekuriti memeriksa lahan kosong di belakang Gedung TIKI, mereka terkejut bukan kepalang mendapati perempuan muda itu sudah tidak bernyawa.
Polisi Masih Menunggu Hasil Autopsi
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, membenarkan adanya temuan jasad ini. Ia mengonfirmasi bahwa korban memang diduga berprofesi sebagai terapis.
"Betul meninggal. Iya diduga terapis," jelas Ardian kepada awak media, Kamis (2/19/2025).
Meski demikian, pihak kepolisian hingga saat ini belum dapat memastikan penyebab pasti kematian korban. Polisi masih melakukan penyelidikan mendalam (lidik) dan saat ini sedang menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk mengungkap apakah ada tindak kekerasan atau faktor lain di balik kematian tragis ini.
"Masih kita lidik, masih menunggu hasil autopsi dari rumah sakit," pungkasnya.
Kasus misterius ini masih menjadi teka-teki, dan publik menanti hasil penyelidikan polisi. Semoga identitas dan penyebab pasti kematian korban segera terungkap!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!